“Tinggal pengumuman berupa legalitas dari Panselnas. Hal ini masih kita tunggu petunjuk teknis dari Menpan RB,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur Salmun Rahman pada Lombok Post, jumat (10/12).
Seperti teknis sebelumnya, pengumuman yang dilakukan secara serentak di setiap daerah, Menpan RB akan mengundang panitia seleksi daerah. Pertemuan tersebut untuk membahas beberapa hal teknis seperti akumulasi nilai SKD dan SKB peserta, juga kemungkinan adanya optimalisasi.
Kata Salmun, optimalisasi memungkinkan peserta yang berada di peringkat urutan kedua untuk dapat mengisi formasi kosong yang linier dengan bidangnya. “Optimalisasi inilah yang nantinya juga akan diinformasikan kepada kita, sebelum dilakukan pengumuman,” tuturnya.
Ia menegaskan, peserta sendiri sudah mengetahui kelulusannya masing-masing. Namun kemungkinan adanya optimalisasi dan legalitas dari Panselnaslah yang menjadi penting dalam tahapan pengumuman hasil tersebut.
Diketahui, seleksi SKB CPNS 2021 Lotim diikuti oleh 248 peserta dengan 91 formasi. Adapun untuk tenaga PPPK non guru tahapannya sudah memasuki pemberkasan. “Ya, kalau PPPK non guru sudah ada izin untuk melakukan pemberkasan,” jelasnya. (tih/r5) Editor : Galih Mps