“Alhamdulillah kondisi keduanya sudah stabil. Sudah lepas dari ventilator,” kata Direktur RSUD dr Raden Soedjono Selong M Tantowi Jauhari pada Lombok Post, Kamis (17/2).
Dengan telah melepas ventilator, kata Tantowi, keduanya sudah bisa bernapas normal tanpa bantuan oksigen. Hal itu menunjukkan perkembangan yang baik dari keduanya.
Tantowi berharap kondisi Anaya dan Inaya kian membaik dari hari ke hari. “Seperti yang kita harapkan semua. Mohon doa,” tuturnya.
Sebelumnya, Anaya dan Inaya menjalani operasi pemisahan pada Selasa, 15 Februari 2022 lalu. Operasi yang berjalan selama 6 jam tersebut berjalan sukses dan berhasil memisahkan keduanya.
Saat ini, putri pasangan milik Jupri dan Husniati warga Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela itu tengah mendapat perawatan intensif di ruang ICU.
Husniati, orang tua Anaya dan Inaya juga menyampaikan harapan yang sama. Ia berharap kondisi kedua puterinya tetap baik selama masa pemulihan.
“Saya berharap bisa segera pulang ke rumah. Melihat Anaya dan Inaya bermain dengan riang gembira,” ujar Husniati.
Husniati menambahkan, ia terus menerus mengucapkan rasa syukur dan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu. Terutama Pemkab Lotim yang telah berkomitmen menanggulangi sepenuhnya biaya operasi. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita