LombokPost-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) bersama Yayasan Islamic Relief Indonesia sepakat bekerja sama. Menangani kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat untuk menghapus kemiskinan ekstrem.
”Kami senang kerja sama ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk pengembangan desa tangguh bencana dan adaptasi dampak perubahan iklim,” terang PJ Bupati Lotim H M Juaini Taofik, Jumat (5/3).
Diharapkan, program yang dibawa yayasan Islamic Relief Indonesia tersebut dapat mengubah nasib masyarakat di Lotim. Khususnya 50.908 masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem.
Diakui, berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Lotim untuk menjaring masyarakat miskin ekstrem ini. Salah satunya bekerja sama dengan beberapa NGO dan CSR BUMD. Akan tetapi hal tersebut tidak dapat terselesaikan.
”Angka kemiskinan ekstrem tidak bisa kita koreksi sendiri, tetapi harus melalui kerja sama. Dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita," ujarnya.
Sementara itu, CEO Islamic Relief Indonesia Nanang S Dirdja menyampaikan, penghapusan kemiskinan harus dilakukan secara komprehensif. Menurutnya, kemiskinan disebabkan berbagai faktor, salah satunya kekurangan keterampilan dan aset.
”Karena itu dibutuhkan optimisme untuk menekan risiko kemiskinan ekstrem tersebut. Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Pemda Lotim yang sangat antusias menyambut kehadiran kami,” pungkasnya. (cr-par/r11)
Editor : Akbar Sirinawa