LombokPost-Pemkab Lombok Timur (Lotim) meluncurkan program Dekapan PKK Canting Srikandi.
Program ini untuk mencegah kelahiran stunting sejak seribu hari kehidupan dini.
”Dekapan PKK Canting Srikandi ini adalah Dinas Ketahanan Pangan, Kesehatan dan PKK cegah stunting di seribu hari kehidupan dini. Jadi program ini kolaborasi antara Dikes, DKP dan PKK,” Terang Hj Nurhayati Kabid Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Lotim, Rabu (29/5).
Program ini difokuskan pada 63 desa yang tersebar di 16 Kecamatan.
Sasaran programnya ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis dan bayi di bawah dua tahun yang mengalami kekurangan gizi.
Nantinya Dikes Lotim terlebih dahulu akan melakukan kelas edukasi terhadap sasaran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lotim H Achsan Nasirul Huda menambahkan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar.
Pengentasan stunting melalui program ini dilakukan melalui pendekatan intervensi sensitif dan spesifik.
”DKP mengambil peran untuk menyiapkan komoditas pangan, berupa protein hewani dan nabati untuk dikonsumsi sasaran,” terangnya.
Komoditas pangan yang tergabung dalam formula 100 ini akan diberikan kepada balita risiko stunting dan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis sebanyak empat kali dalam dua bulan.
Dari Rp 1 miliar anggaran yang disiapkan, Rp 700 juta digunakan untuk pengadaan makanan dan sisinya untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Sasaran program ini tidak hanya diberikan pembinaan dan pendampingan pengelolaan makanan siap saji.
Namun juga akan diberikan pendampingan, pemanfaatan pekarangan rumah menjadi pekarangan pangan lestari.
’Karena anggaran kita terbatas kami berharap agar program ini dilanjutkan oleh desa,” tutupnya. (par/r11)
Editor : Kimda Farida