Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mayat Seorang Laki-laki Ditemukan Mengambang di Pantai Rambang Lombok Timur

Supardi/Bapak Qila • Selasa, 10 Juni 2025 | 22:52 WIB
Seorang warga tengah mengevakuasi mayat laki-laki yang ditemukan di pantai Rambang, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Selasa (10/6). (Humas Polres untuk Lombok Post)
Seorang warga tengah mengevakuasi mayat laki-laki yang ditemukan di pantai Rambang, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Selasa (10/6). (Humas Polres untuk Lombok Post)

Lombok Post- Warga Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di pinggir pantai Rambang Timuk Pekan, Desa Surabaya Kecamatan Sakra Timur dalam keadaan terapung.

 

Korban diketahui bernama Muhammad Nasir, 57 tahun, warga asal Dusun Loang Sawak, Desa Lepak Timur, Kecamatan Sakra Timur.

 

"Mayat korban ditemukan sekitar pukul 13.00 wita. Sebelum ditemukan korban hendak ke pantai untuk menjaring ikan dengan menggunakan sepeda motor," terang Kasi Humas Polres Lotim AKP Nicolas Osman, Selasa (10/6).

Kata dia, sebelum sampai di pantai, korban sempat membeli air minum di kios dekat pantai dan kondisi korban saat itu sedikit pucat.

Sebelum menebar jaring, korban menggunakan sempat menggunakn alat keselamatan berupa ban dalam mobil sebegai pelampung.

 

Selang beberapa jam kemudian, korban ditemukan oleh warga di pingir pantai. Mayat korban kemudian langsung dibawa ke RSUD dr Soedjono Selong untuk pemeriksaan. Korban diduga meninggal akibat kelelahan.

 

"Korban diduga terjatuh di pingir pantai pada saat ingin menebar jaring," ujarnya.

Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar satu jam yang lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban.

 

Sementara berdasarkan keterangan istri korban, beberapa hari terakhir ini kondisi korban dalam keadaan kurang sehat dan sempat mengeluh sakit ulu hati.

 

"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan pemeriksaan baik secara medis maupun autopsi," tutupnya (par)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Meninggal #Mayat #Lotim