Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

WNA Asal Brazil Terjatuh di Gunung Rinjani

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 21 Juni 2025 | 19:14 WIB
Team SAR dan gabungan saat apel sebelum terjun untuk melakukan evakuasi WNA asal Brazil yang terjatuh saat mendaki ke Gunung Rinjani, Sabtu (21/6). (Humas Polres Lotim)
Team SAR dan gabungan saat apel sebelum terjun untuk melakukan evakuasi WNA asal Brazil yang terjatuh saat mendaki ke Gunung Rinjani, Sabtu (21/6). (Humas Polres Lotim)

LombokPost- Seorang Warga Negara Asing (WNA) atas nama Juliana asal negara Brazil terjatuh saat hendak menuju puncak Rinjani, pada Sabtu (21/06).

“Sebelum kejadian korban sempat merasa lelah, sehingga disarankan untuk istirahat sejenak, tepatnya di cemara nunggal Gunung Rinjani,” terang Kasi Humas Polres Lotim AKP Nicolas Osman, Sabtu (21/06).

Korban berangkat dari Tamana Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada hari Jumat (20/6) sekitar pukul 08:00 Wita, bersama enam orang lainnya yang sama-sama WNA yang didampingi oleh guide.

Saat tiba di cemara Nunggal gunung Rinjani, korban tiba-tiba merasa lelah. Sehingga disarankan untuk istirahat sejenak. Sementara guide bersama lima orang teman korban melanjutkan perjalanan ke puncak Rinjani.

“Namun setelah beberapa menit kemudian korban tidak kunjung datang, sehingga guide kembali ke bawah tempat korban beristirahat untuk mencari korban,” imbuhnya.

Setiba di tempat korban beristirahat, korban tidak ditemukan. Sehingga guide mencari korban di sekitar tempat korban istirahat. Namun guide melihat cahaya senter korban di bawah tebing di kedalaman sekitar 200 meter menuju danau segara anak.

Melihat cahaya senter tersebut, guide korban merasa curiga bahwa cahaya senter tersebut adalah milik korban. Dan benar saja Caya senter tersebut adalah milik korban.

“Setelah itu guide menghubungi TO dan pihak berwajib untuk dilakukan tindakan. Korban diperkirakan jatuh sekitar jam 05.30 Wita,” ujarnya.

Keadaan korban dinyatakan masih dalam keadaan hidup. Sehingga sejak pagi tadi (21/06), sebanyak 11 orang Team SAR dan gabungan diterjunkan untuk menolong korban. Sejauh ini belum diketahui luka yang dialami korban, karna lokasi tempat korban terjatuh tidak ada jaringan komunikasi.

Diperkirakan, team SAR dan korban akan tiba di Puskesmas Sembalun, pada Minggu (22/6) sekitar pukul 01.00 Wita dini hari, melalui jalur pendakian Bawak Nao Desa Sajang, Kecamatan Sembalun. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Gunung Rinjani #rinjani #sembalun #Lotim