Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lotim Akan Jadi Pusat Pengembangan Rumput Laut Kelas Dunia

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 4 September 2025 | 07:16 WIB

 

Seorang petani rumput laut saat membuka tali nilon dari rumput laut yang baru di panen.
Seorang petani rumput laut saat membuka tali nilon dari rumput laut yang baru di panen.

Lombok Post-Lombok Timur (Lotim) kian serius menggarap potensi rumput laut. Pemkab menggandeng Universitas Mataram (Unram) untuk mengembangkan komoditas ini agar bisa bersaing di tingkat dunia.

“Ini kesempatan emas bagi Lotim dan kesempatan bagi semua pihak untuk memajukan daerah melalui rumput laut,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat menerima kunjungan audiensi rektor Unram, Selasa (2/9).

Melihat potensi itu, ia langsung menginstruksikan OPD terkait untuk memfasilitasi seluruh proses perizinan yang diperlukan. Kerja sama ini dinilai akan mewujudkan cita-cita Lotim sebagai sentra pengembangan rumput laut tropis kelas dunia.

Jika rencana ini berjalan, Pemkab Lotim akan memberdayakan BUMD untuk mengembangkan usaha di bidang rumput laut. Sebagai bentuk keseriusan, ia menawarkan lahan yang sebelumnya disiapkan untuk pembangunan rest area di wilayah Ekas.

“Lahan itu bisa dialihfungsikan untuk pembangunan laboratorium pengembangan rumput laut,” jelasnya.

Kehadiran laboratorium ini diharapkan menjadi solusi dan pendorong kemajuan industri rumput laut di Lotim, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo menyampaikan, Lotim sebagai pusat pengembangan rumput laut nasional memiliki potensi sangat besar. Sebagai tahap awal, pihaknya berencana membangun laboratorium di kawasan pesisir pantai sebagai langkah konkret.

“Sebagai langkah awal kita perlu membangun Laboratorium di kawasan pesisir, ini juga sebagai bentuk langkah konkret dan komitmen kita bersama,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajukan permohonan lahan seluas 20-30 are untuk sentra pengembangan bibit rumput laut skala nasional. Hal ini mengingat kendala utama pengembangan rumput laut di Lotim selama ini adalah ketersediaan bibit unggul.

Editor : Akbar Sirinawa
#rumput laut #Ekas Buana #Lotim