Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

DPRD Lotim Desak Percepatan Dapur MBG

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 6 September 2025 | 17:30 WIB
Seorang siswa salah satu SD di Lombok Timur saat menikmati makanan bergizi gratis (MBG).
Seorang siswa salah satu SD di Lombok Timur saat menikmati makanan bergizi gratis (MBG).

LombokPost-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim) mendorong percepatan pembentukan dapur sehat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejauh ini belum semua siswa di Lotim menerima program tersebut.

“Dari 166 dapur sehat yang ditargetkan, baru 40 dapur yang telah berjalan. Jadi kami harap dapur ini bisa segera berjalan semuanya agar siswa bisa menikmati program tersebut secara serempak,” terang Ketua Komisi IV DPRD Lotim Lalu Hasan Rahman, Jumat (5/9).

Hasan Rahman menyoroti lambannya pembangunan dapur sehat di Lotim yang belum mencapai setengah dari target. Karena itu DPRD terus mendorong agar dapur MBG segera terbangun.

Saat ini DPRD Lotim mengejar target pembangunan fisik terlebih dahulu sebelum mengoptimalkan manajemen dapur. Diakui, pembentukan dapur sehat memang tidak mudah karena membutuhkan biaya tinggi.

“Termasuk belum adanya kontrak kerja, serta tantangan operasional yang memerlukan kepastian dukungan dari pemerintah,” katanya.

Sebelum membangun dapur sehat, Dewan juga menekankan agar pengelola tertib administrasi dan proses pembangunan sesuai prosedur agar tidak menimbulkan masalah.

Badan Gizi Nasional (BGN) disebut tidak akan diam melihat banyaknya dapur sehat yang belum beroperasi. Namun semua harus sesuai sistem dan prosedur agar berjalan aman.

“Kita harap yang masih proses pembangunan dapur supaya bisa segera terealisasi waktu dekat,” tutupnya.

Sebelumnya, Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lotim Letkol Inf Eky Anderson meminta semua Babinsa mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lotim, mulai dari dapur hingga ke sasaran.

“Pengawasan MBG ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Terutama kami di Kodim 1615/Lotim. Dan saya sudah perintahkan semua Babinsa untuk mengawal proses MBG,” terangnya.

Ia juga meminta pengawalan program MBG tidak hanya dilakukan saat menu siap saji atau di dapur, tetapi sejak penyiapan bahan makanan sampai dikonsumsi. Hal ini untuk memastikan program berjalan baik tanpa kendala.

Kata dia, TNI AD juga telah membentuk yayasan yang menaungi calon mitra yang berminat membuat dapur sehat MBG untuk melayani sasaran. Semua fasilitas dapur akan disiapkan langsung oleh yayasan TNI AD, termasuk pembinaan mitra.

“Yayasan TNI AD ini menaungi para mitra-mitra yang ingin membuat dapur sehat dan akan difasilitasi oleh yayasan TNI AD,” jelasnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#makan #Mbg #dapur sehat #Lotim