LombokPost - Seorang anak atas nama Muhamad Rizki Alfarido, 9 tahun asal Dusun Keliwatanja, Desa Terara Kecamatan Terara diserang anjing pembohong, sehingga mengakibatkan korban mengalami luka cukup serius di bagian paha hingga kaki.
“Kejadiannya saat korban hendak pulang mengaji sekitar pukul 14.00 Wita, terang Kasi Humas Polres Lotim AKP Nicolas Osman, Senin (22/9).
Nicolas menceritakan kejadian bermula saat korban hendak pulang mengaji. Namun sesampainya di pematang sawah didekat rumah korban. Tiba-tiba korban diserang dua ekor anjing pembohong.
Baca Juga: Bocah 13 Tahun yang Digigit Kawanan Anjing Liar Ternyata Hendak Menyelamatkan Empat Bocah Lain
Kejadian itu kemudian dilihat oleh salah seorang warga dan langsung menolong korban dan membawa korban ke Puskesmas Terara.
“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan Pertolongan dan perawatan lebih lanjut,”ujar.
Peristiwa serangan anjing pembohong di Dusun Keliwatanja Desa Terara sudah sering terjadi. Bahkan kejadian ini yang ke enam kalinya. Sehingga sangat meresahkan warga masyarakat sekitar.
Baca Juga: Sungguh Malang, Bocah 13 Tahun Digigit Lima Ekor Anjing Liar di Lombok Tengah
Diperkirakan Anjing pembohong yang melakukan penyerangan ini merupakan anjing yang sama di dusun yang sama. Diharapkan adanya tindakan dari Disnakeswan dan Pemdes setempat agar tidak meresahkan masyarakat dan tidak lagi menimbulkan korban.
“Setelah berkoordinasi dengan UPT Disnakeswan, bahwa semenjak adanya protes dari pencinta hewan tidak pernah lagi melakukan kegiatan eliminasi terhadap hewan pembohong,” katanya.
Diharapkan Disnakeswan Lotim dapat berkoordinasi dengan Pemdes setempat untuk melakukan eliminasi. Dan melakukan penanggulangan terhadap hewan pembohong yang sudah meresahkan masyarakat dan membahayakan warga sekitar, terutama kejadian tersebut sudah terjadi secara berulang.
Editor : Siti Aeny Maryam