LombokPost – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) TGH Muharrar Iqbal meminta pengurus Gemira se-NTB menyukseskan seluruh program pemerintah pusat. Kehadiran Gemira di seluruh kabupaten/kota di NTB diharapkan dapat mengawasi pelaksanaan program presiden.
“Gemira ini merupakan organisasi sayap kanan Partai Gerindra yang bertujuan untuk ikut berikhtiar membangun dan mencerdaskan kehidupan berbangsa,” terang Muharrar saat pengukuhan DPC Gemira se-NTB, Sabtu (11/10).
Melalui organisasi ini, diharapkan Gemira dapat memberikan perhatian kepada masyarakat Indonesia melalui program yang telah disiapkan Presiden Prabowo. Keberadaan Gemira juga dihajatkan untuk membantu Partai Gerindra mewujudkan cita-citanya, yakni memakmurkan masyarakat menuju Indonesia yang sejahtera, adil, makmur, dan sentosa.
Baca Juga: Sekolah Cari Penyebar Pertama Video Siswa Ejek MBG di Lombok Timur
“Alhamdulillah di NTB, kita sudah melantik 10 kabupaten/kota. Untuk awal-awal kita lakukan konsolidasi dulu untuk membentuk Gemira di tingkat kecamatan bahkan sampai anak ranting di tingkat dusun,” jelasnya.
Gemira fokus mengawal program Presiden Prabowo agar berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Mulai dari program makan bergizi gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah subsidi, hingga berbagai program lainnya. Termasuk mengawasi para penyelenggara negara agar tidak melanggar aturan.
“Kami berharap semua pengurus Gemira di seluruh kabupaten/kota di NTB bergerak membentuk pengurus ranting hingga tingkat desa dan dusun. Kemudian bisa mendorong program presiden sampai betul-betul diterima masyarakat dan tepat sasaran,” tutupnya.
Baca Juga: Jamin Keamanan Pangan, Pemerintah Evaluasi Besar-besaran Program MBG
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lotim Suroto berharap keberadaan Gemira di Lotim dapat mempercepat pembangunan, pengentasan kemiskinan, dan mendukung program pemerintah seperti sekolah rakyat, bansos, dan lainnya.
“Kehadiran Gemira ini kami harapkan bisa berkolaborasi untuk menyukseskan semua program dari pemerintah pusat,” tutupnya. (par/r7)
Editor : Prihadi Zoldic