Band yang dikenal di media sosial sebagai @lockblockhome dan memiliki identitas kuat sebagai ‘Alien Rock from East Lombok’ itu bakal menjadi band asal Lotim yang pertama kali manggung di festival musik terbesar di Indonesia Soundrenaline.
Kabar tersebut disambut baik oleh founder Pepadu Badjang Digital Helmy Prastowo Budi.
Helmy membenarkan jika Soundrenaline 2025 telah secara resmi mengundang Lock Block untuk tampil di event yang akan diselenggarakan di Kota Bandung.
“Ini kabar baik untuk perkembangan musik kita di Lombok Timur pada khususnya dan NTB pada umumnya. Lock Block mendapatkan kesempatan membawa karya dan energi mereka ke panggung festival musik terbesar di Indonesia,” kata Helmy.
Diketahui, Soundrenaline 2025 akan digelar dalam lima kota besar: Makassar, Medan, Bandung, Palembang, dan Jakarta.
Partisipasi Lock Block di kota Bandung dikatakan menandai sebuah titik penting dalam perjalanan profesional Lock Block.
“Sekaligus bukti bahwa skena musik Lombok Timur semakin mendapat pengakuan nasional,” tegasnya.
Lock Block sendiri merupakan band dengan gaya alternative rock yang khas. Terbentuk di Lombok Timur, NTB dengan Jali (vokal, bass) dan Enok (guitar).
Band ini mengusung semangat independen dan kental dengan nuansa lokal.
“Lock telah aktif merilis karya, menjaga ritual kreatif, serta membangun komunitas musik di kawasan Timur Indonesia,” jelas Helmy.
Menurutnya, kesempatan tampil di Soundrenaline memberikan Lock Block platform yang lebih luas, untuk menampilkan karya mereka di hadapan penonton nasional dan lintas kawasan. Selain itu, kesempatan itu juga dapat memperluas jaringan profesional dan kreatif bersama musisi serta komunitas dari seluruh Indonesia.
Beberapa lagunya yang cukup banyak didengar di platform musik digital berjudul musuh terakhir, lahonya lahome, alien gila’ hyper actice iceberg, dan greatest apes alive.
Soundrenaline adalah festival musik tahunan di Indonesia yang pada edisi 2025 akan menyambangi lima kota besar: Makassar, Medan, Bandung, Palembang, dan Jakarta.
Festival ini menjadi ruang bagi musisi dan komunitas dari berbagai genre untuk tampil, berkolaborasi, dan menunjukkan kreativitas mereka. (tih)
Editor : Kimda Farida