Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Lotim Salurkan Insentif Bagi Guru Madrasah

Supardi/Bapak Qila • Jumat, 26 Desember 2025 | 16:41 WIB
Bupati Lotim Haerul Warisin saat menyerahkan insentif kepada guru madrasah dari RA-MA di Lotim.
Bupati Lotim Haerul Warisin saat menyerahkan insentif kepada guru madrasah dari RA-MA di Lotim.

Lombokpost- Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin bersama Baznas, dan Kemenag Lotim menyalurkan insentif bagi guru swasta, mulai dari guru Raudatul Athfal (RA) hingga Madrasah Aliah (MA) di Pondok Pesantren Maraqitta’limat, Kecamatan Wanasaba.

Bupati Lotim Haerul Warisin menekankan betapa krusialnya peran guru di pelosok desa. Tanpa guru ia tidak bisa membayangkan bagaimana nasib pedesaan.

"Tanpa Bapak dan Ibu guru, bagaimana nasib generasi kita di pedesaan? Pendidikan adalah jalan yang berat, namun semangat Bapak Ibu tidak surut. Allah akan memberikan rezeki dari sisi yang tidak disangka-sangka atas keikhlasan Bapak Ibu mendidik anak bangsa," ujar H Iron sapaan akrabnya.

Bupati menekankan komitmen Pemda dalam upaya meringankan beban masyarakat, utamanya dalam perlindungan kesehatan dan kerja. 

Ia memastikan semua guru di Lotim tercover BPJS Ketenagakerjaan sebagi jaminan kecelakaan kerja.

"Ini komitmen kami agar Bapak Ibu merasa aman. Jika terjadi risiko, sudah ada yang meringankan beban keluarga. Kami ingin memastikan semua tenaga pendidik ter-cover jaminan sosial," imbuhnya.

Ia menyebutkan dalam waktu dekat ini Pemkab Lotim akan membagi SK bagi PPPK pro waktu, pada akhir Desember mendatang. 

Ia berharap para PPPK paro waktu dapat bekerja lebih optimal, dan fokus untuk memajukan Lotim.

“Berjuanglah dengan ikhlas, fokus mendidik, dan jangan cawe-cawe.Fokus kita adalah memajukan Lotim," tegas Bupati.

Sementara itu, Ketua Baznas Lotim Muhammad Kamli menyampaikan bahwa pendistribusian insentif ini merupakan tahap ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Belanting dan Masbagik, kali ini giliran 800 guru di Wanasaba yang menerima manfaat.

"Sejak Bapak Bupati memimpin, perhatian terhadap guru di majelis dan yayasan menjadi prioritas. Ini adalah wujud transparansi pengelolaan dana zakat sesuai arahan pemerintah daerah," jelas Ketua Baznas.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Lotim Shulhi menyampaikan apresiasi atas sinergi Pemda dan Baznas. Meski jumlah siswa insentif yang diberikan masih sedikit, namun paling tidak ada perhatian bagi guru madrasah dari pemerintah.

"Meski jumlahnya mungkin belum sebanding dengan kerja keras Bapak,ibu, namun lihatlah ini sebagai bentuk nilai pengabdian dan perhatian pemerintah. Tetaplah optimis dalam membina karakter anak didik kita," tutupnya.

 

Editor : Pujo Nugroho
#Guru #Pemkab Lotim #Madrasah #Lotim #swasta