Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Lotim Tinjau Pembangunan Jembatan Bailay Desa Perigi

Supardi/Bapak Qila • Senin, 12 Januari 2026 | 20:38 WIB
Bupati Lotim Haerul Warisin saat meninjau pembangunan jembatan Bailey di Desa Perigi.
Bupati Lotim Haerul Warisin saat meninjau pembangunan jembatan Bailey di Desa Perigi.

Lombokpost– Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin, meninjau progres pembangunan Jembatan Bailay di Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela. Setalah jembatan utama putus diterjang arus sungai pada November 2025 lalu.

"Pembangunan jembatannya sudah hampir selesai, namun masih memerlukan sejumlah penyempurnaan. Masih ada pekerjaan seperti penimbunan, perataan," terang Bupati Lotim Haerul Warisin, Selasa (12/1).

Pemkab Lotim telah melaporkan kondisi infrastruktur yang terdampak bencana di di Lotim kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kata dia, jembatan bailey ini merupakan jembatan sementara, dengan masa pemanfaatan sekitar satu tahun. Untuk itu, ia berharap dalam waktu sudah tersedia anggaran untuk pembangunan jembatan permanen.

"Semuanya sudah kita laporkan. Mudah-mudahan belum satu tahun sudah ada anggaran. Kalau memungkinkan, tahun depan langsung kita bangun jembatan permanennya,” kata ujarnya.

Menurutnya, sungai di wilayah tersebut kerap menimbulkan bencana setiap tahun, termasuk putusnya jembatan dan jalan di beberapa lokasi seperti Koko Tangke yanga ada di Mamben, dan Lendang Nangka akibat hujan lebat.

Oleh karena itu, normalisasi sungai dan pembangunan jalan serata pembangunan jembatan harus segara dilakukan. Ia menilai jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat, untuk ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“jika terjadi longsor kecil yang berpotensi meluas segera ditangani. Jangan menunggu besar. Penanganan pra bencana dan pasca bencana harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Sementara itu, warga Dusun Aik Beta, Sahrim, mengaku sangat bersyukur dengan dibangunnya Jembatan Bailay. Sebelum jembatan dibangun, warga harus memutar jauh untuk mencapai wilayah seberang.

“Alahmdullah akhirnya jembatannya dibangun, kami sangat senang sekali. Sekarang jalannya enak. Anak-anak sekolah, ke masjid, ke pasar semua bisa lancar, tidak harus muter," katanya. (par/r6)

Editor : Prihadi Zoldic
#Infrastruktur #jembatan #jembatan putus #Lotim #Perigi