Lombokpost - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru kini hampir rampung. Fasilitas ini siap menyerap hasil tangkapan, budi daya ikan, maupun rumput laut masyarakat Ekas dan sekitarnya.
Pengelola KNMP sekaligus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ekas Buana Yanto Salim Ilmi menyebut, fasilitas di KNMP cukup lengkap untuk mendukung aktivitas perikanan dan kelautan di Teluk Ekas.
“Fasilitas yang ada di KNMP ini sangat lengkap diberikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” terang Yanto di kantornya, Minggu (25/1).
Sejauh ini, sebanyak 175 orang telah bergabung di KNMP, mulai dari nelayan hingga pembudi daya lobster, ikan, maupun rumput laut. KNMP Ekas Buana juga dilengkapi cold storage berkapasitas hingga 10 ton untuk menampung ikan yang diserap dari nelayan.
“KNMP dan KDMP ini merupakan satu kesatuan. Di mana KNMP akan dikelola pengurus KDMP. Untuk itu kami berharap nanti Dinas kelautan dan Dinas Koperasi tidak lepas tangan untuk membantu kami terutama dari sisi operasional KNMP ini, karena biayanya cukup besar,” katanya.
Keberadaan KNMP diharapkan membuat nelayan di Ekas Buana tidak lagi menjual hasil tangkapan ke Pasar Ikan Tanjung Luar atau tempat lain. Sebab, KNMP akan menyerap semua hasil nelayan dengan harga lebih tinggi dari harga pasar.
Ke depan, KNMP akan bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Jerowaru, bahkan se-Lombok Timur (Lotim), untuk memenuhi kebutuhan bahan baku ikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penyuluh Perikanan Desa Ekas Buana Abid Azomi menyampaikan, saat ini terdapat 25 kelompok perikanan yang mendapat pembinaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Desa Ekas Buana. Terdiri dari 17 kelompok nelayan penangkapan dan delapan kelompok pembudi daya ikan (Pokdakan).
“Kami selaku penyuluh perikanan akan memfasilitasi para nelayan terutama terkait masalah perizinan, kelengkapan dokumen kelompok dan memberikan teknologi baru kepada nelayan,” katanya.
Potensi laut Ekas dinilai melimpah, mulai dari penangkapan ikan, benih bening lobster, udang, kerang, ikan kerapu, hingga budi daya rumput laut. Untuk meningkatkan kesejahteraan, pihaknya mendorong nelayan menjadi anggota KDMP agar hasil tangkapan bisa diserap di KNMP dengan harga lebih tinggi.
“Pengurus KDMP juga harus menjalin kerja sama dengan pihak-pihak lain supaya ikan-ikan yang telah diserap dari nelayan bisa dipasarkan langsung dan tidak terlalu lama disimpan,” tutupnya. (par/r7)
Editor : Prihadi Zoldic