LombokPost – Ribuan jamaah memadati peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-73 Nahdlatul Wathan (NW) di Anjani, Lombok Timur, Minggu (8/3). Di balik suksesnya acara besar tersebut, PLN memastikan satu hal penting: listrik tidak boleh padam dan tetap andal.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menjaga keandalan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung. Hasilnya, seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni. Kehadiran tokoh nasional serta ribuan jamaah membuat kesiapan infrastruktur, khususnya listrik, menjadi faktor krusial.
Peringatan Harlah NW sendiri merupakan salah satu agenda keagamaan terbesar di Lombok Timur. Jamaah datang dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Lapangan LD Tunas Bangsa, Lenek.
Dalam kesempatan itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada masyarakat. Selain itu disalurkan pula bantuan pengembangan Perhutanan Nasional melalui program Bang Pesona.
Untuk memastikan listrik tetap stabil selama acara berlangsung, PLN UIW NTB melalui PLN UP3 Selaparang menyiagakan personel dan peralatan pendukung kelistrikan sejak sebelum kegiatan dimulai hingga selesai.
Sebanyak 22 personel siaga dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pringgabaya diturunkan. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kegiatan untuk memantau jaringan listrik secara intensif.
Selain itu, PLN juga menyiapkan peralatan pendukung untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik. Di antaranya satu unit genset berkapasitas 100 kVA, satu unit UPS 100 kVA, dua unit UPS 10 kVA, serta satu genset 5 kVA sebagai cadangan listrik.
General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti mengatakan PLN berkomitmen mendukung berbagai kegiatan masyarakat dengan pasokan listrik yang andal.
“PLN berupaya memastikan sistem kelistrikan tetap aman dan andal, khususnya pada kegiatan besar yang melibatkan banyak masyarakat. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berlangsung lancar tanpa kendala kelistrikan,” ujarnya.
Ia menambahkan kesiapsiagaan personel, dukungan peralatan, serta koordinasi dengan berbagai pihak menjadi kunci menjaga keandalan listrik selama kegiatan berlangsung.
Melalui dukungan kelistrikan tersebut, PLN berharap berbagai kegiatan keagamaan, sosial, maupun agenda pemerintahan di Nusa Tenggara Barat dapat berjalan aman, nyaman, dan sukses.
Editor : Marthadi