Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pegawai Jangan Sibuk Pencitraan, Bupati Minta Fokus Kerja untuk Rakyat

Supardi/Bapak Qila • Kamis, 9 April 2026 | 20:00 WIB
HALALBIHALAL: Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat memberikan arahan kepada guru dan pegawai Kecamatan Montong Gading dalam acara silaturahmi dan halalbihalal, Rabu (8/4). (PKP UNTUK LOMBOK POST)
HALALBIHALAL: Bupati Lombok Timur Haerul Warisin saat memberikan arahan kepada guru dan pegawai Kecamatan Montong Gading dalam acara silaturahmi dan halalbihalal, Rabu (8/4). (PKP UNTUK LOMBOK POST)
LombokPost - Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin meminta seluruh pegawai tetap fokus bekerja dan mengabdi kepada masyarakat tanpa sibuk pencitraan di media sosial.
Ia juga menegaskan agar aparatur tidak terpengaruh kritik publik serta terus menunjukkan kinerja nyata di tengah berbagai persoalan daerah, termasuk kelangkaan elpiji.
"Kita bekerja tidak perlu banyak bicara, Fokus kita adalah untuk rakyat, bukan untuk pencitraan di media sosial," tegas Bupati Haerul Warisin saat melakukan silaturahmi dan halalbihalal bersama guru dan pegawai lingkup Dikbud Kecamatan Montong Gading, Rabu (8/4).
Baca Juga: PAD Lotim Terus Mengalami Peningkatan, Bupati Haerul Warisin Terima Penghargaan secara Langsung di Jakarta
Menanggapi maraknya kritik dan hujatan di media sosial terkait kinerja pemerintah daerah selama ini. Ia meminta agar tidak ambil pusing. 
Karena kritik menurutnya bagian dari risiko jabatan yang juga dialami oleh presiden, gubernur, hingga kepala desa.
Kebebasan berpendapat di media sosial dinilai sebagai hak masyarakat, namun tugas utama pegawai adalah bekerja nyata, karena sumpah jabatan yang telah diambil harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Baca Juga: H Haerul Warisin Sebut Sekda Juaini Taofik Pantas Jadi Pj Bupati Lotim
"Setiap pemimpin, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, kita harus pandai-pandai memelihara hati dalam menghadapi kritik. Selama kritik tidak menghina, pemerintah harus tetap terbuka," jelasnya.
Bupati juga menyinggung terkait kelangkaan elpiji yang terjadi di Lotim belakangan ini.
Terkait masalah itu, dirinya telah bersurat ke Pertamina agar menambah kuota untuk Lotim agar masalah tersebut segera terselesaikan.
Baca Juga: Bupati Lotim Tegaskan Butuh ASN yang Mau Bekerja, Bukan yang Cari Pujian
Ia juga berharap agar masyarakat tidak melakukan penimbunan dan menjual gas subsidi di atas harga resmi. Apalagi sampai menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) bisa dikenakan hukuman.
"Saya minta masyarakat jangan menumpuk gas, gunakan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Montong Gading Arpin menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati yang memberikan suntikan semangat bagi jajaran pemerintah kecamatan dan masyarakat.
"Berkat sinergi dengan para Kades dan seluruh pihak, gangguan kamtibmas seperti balap liar kini sudah tertangani. Anak-anak tersebut telah dibina dan kembali ke aktivitas positif sebagai siswa," ujar Arpin.
Arpin membeberkan progres pembangunan di wilayah kerjanya, salah satunya pengerjaan rehab jalan sepanjang dua kilometer yang dimulai akhir Desember lalu sudah selesai.
Termasuk akses jalan pascabencana November lalu kini sudah tuntas diperbaiki dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. (par/r7)
Editor : Redaksi
#ASN #bupati #pencitraan #Lotim #bekerja