Lombokpost-PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Sambelia menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman ratusan bibit pohon di kawasan Gunung Rinjani, Minggu (26/4).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi dan Hari Kartini.
Manager PLN NP UP Sambelia Beni Alansjah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bumi 2026 yang dikolaborasikan dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).
“Kegiatan ini untuk memeriahkan Hari Bumi 2026 dan rangkaian perayaan Hari Kartini. Kami berkolaborasi dengan Balai TNGR,” ujarnya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan RTH Karijawa Dompu Berlanjut, Jaksa Periksa Pihak Terkait
Penanaman dilakukan di dua lokasi, yakni Pos II Jalur Pendakian Gunung Rinjani sebanyak 70 bibit pohon beringin, serta kawasan Pesugulan Suela, Kecamatan Suela, sebanyak 150 bibit pohon yang terdiri dari beringin, rajumas, sentul, dan tanaman lokal lainnya.
Kegiatan ini melibatkan manajemen, karyawan-karyawati, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK), tenaga alih daya (TAD) PLN NP UP Sambelia, serta jajaran Balai TNGR.
“Aksi ini merupakan wujud tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian alam,” katanya.
Ia menegaskan, peringatan Hari Bumi tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga aksi nyata dalam menjaga lingkungan untuk generasi mendatang.
Sehingga PLN tidak hanya mengoperasikan pembangkit, namun penanaman pohon ini juga sebagai bentuk komitmen dan kepedulian Unit Pembangkitan Sambelia, terhadap aspek sosial mapaun lingkungan.
”Kami berharap penanaman pohon di Pos II Gunung Rinjani ini, kita dapat membantu melestarikan alam dan menjaga bumi ini, sehingga menjadi investasi untuk anak cucu kita nanti,” katanya.
Sementara itu, semangat Hari Kartini turut diwujudkan melalui peran Srikandi PLN NP UP Sambelia dan PIKK yang terlibat langsung dalam kegiatan penanaman.
Perempuan-perempuan tersebut turut menggali tanah dan menanam bibit sebagai simbol peran aktif perempuan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga: TPP ASN Kota Bima Tertunggak Tiga Bulan, Pencairan Menunggu Evaluasi Kemenkeu
Ketua Tim Kerja Keanekaragaman Hayati BTNGR Muhammad Faisyal mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap dapat terus berlanjut secara rutin.
“Kami berharap ke depannya kegiatan ini dilakukan secara rutin oleh PLN NP UP Sambelia dan mendukung pelestarian kawasan Gunung Rinjani,” katanya. (par/*/r7)
Editor : Kimda Farida