Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

164 Lapak di Pasar Pringgabaya Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 5 Miliar

Supardi • Kamis, 30 April 2026 | 08:50 WIB
OLAH TKP: Tim INAFIS Polres Lombok Timur sedang melakukan olah TKP di Pasar Pringgabaya yang terbakar
OLAH TKP: Tim INAFIS Polres Lombok Timur sedang melakukan olah TKP di Pasar Pringgabaya yang terbakar

Lombokpost-Kebakaran melanda Pasar Umum Pringgabaya, Senin (27/4) sekitar pukul 18.35 Wita. Peristiwa itu menghanguskan 164 lapak dan empat unit ruko. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu lapak pedagang sembako.


“Saya pertama kali diinformasikan oleh keluarga, ketika sampai di pasar api sudah besar,” terang pedagang sembako Mustofa, ditemui Lombok Post di bekas lapaknya, Selasa (28/4).

Ia mengatakan, api pertama kali muncul dari lapak sembako, kemudian merembet ke lapak pakaian hingga menjalar ke lapak lainnya, termasuk miliknya yang berada tidak jauh dari titik awal api.

Baca Juga: Menikmati Soto Sasak Amaq Sahdan di Pasar Tanjung Teros, di Tangan Generasi Ketiga, Cita Rasa Semangkuk Soto Tetap Bertahan
Mustofa mengaku sempat ingin menyelamatkan barang dagangannya. Namun, karena kobaran api semakin besar, ia mengurungkan niat dan pasrah melihat lapaknya hangus tanpa tersisa. Ia memperkirakan kerugiannya mencapai lebih dari Rp 100 juta.

“Semua barang terbakar, beras 1,5 ton, ketan, minyak goreng, bumbu-bumbu dan barang sembako lainnya. Total kerugian sekitar Rp 100 juta lebih. Kemarin saya beli barang-barang itu,” katanya.

Pedagang pakaian Suarni mengatakan, jarak lapaknya dengan titik awal api cukup jauh. Namun, besarnya kobaran api disertai suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas membuatnya tidak berani menyelamatkan barang dagangan.

Baca Juga: Pasar Pringgabaya Ludes Dilahap Si Jago Merah, Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp 5 Miliar
“Anak saya sempat mencoba menerobos masuk, tapi api sudah terlalu besar. Semua barang hangus terbakar tidak ada yang tersisa,” jelasnya.


Akibat kejadian tersebut, Suarni memperkirakan kerugiannya mencapai lebih dari Rp 30 juta. Secara keseluruhan, hampir seluruh bangunan pasar ludes terbakar. Kerugian para pedagang diperkirakan berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah.


Terpisah Kepala Damkarmat Lotim Lalu Dami Ahyani mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.15 Wita dan diduga akibat korsleting listrik.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Gudang Oli di Ampenan, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 1,8 Miliar


“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak dengan menerjunkan 1 unit mobil pemadam dengan 5 anggota,“ terangnya.

Ia mengatakan, karena api semakin membesar, pihaknya kembali mengerahkan 1 unit mobil pemadam besar, 2 mobil tangki, dan 3 armada pemadam kecil. Selain itu, bantuan juga datang dari 3 unit pemadam kebakaran Kabupaten Lombok Tengah, serta dukungan SAR Lotim, BPBD, DLHK, dan TNI-Polri.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu anggota Damkarmat Lotim dilaporkan pingsan dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka saat proses pemadaman. Kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp 5 miliar.

Baca Juga: Polda NTB Antisipasi Kebakaran 214 Hektare Hutan dan Lahan 
“Saat pemadaman petugas mengalami berbagai kendala di antaranya tidak adanya penerangan, mesin tempel tidak berfungsi maksimal, lokasi suplai air yang jauh, serta tidak tersedianya hydrant di sekitar pasar umum Pringgabaya,“ jelasnya.

Kasi Humas Polres Lotim IPTU Lalu Rusmaladi mengatakan, kebakaran menghanguskan 164 lapak dan empat unit ruko beserta isinya. “Api pertama kali muncul dari bawah lapak Ibu Suri yang menjual sembako dan minyak tanah,” jelasnya.


Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun, karena api semakin membesar dan disertai suara ledakan, warga memilih menyelamatkan diri.

Baca Juga: Kemenlu Data WNI Terdampak Kebakaran di Malaysia
“Tidak berselang lama api semakin membesar dikarenakan bahan yang mudah terbakar, sehingga warga menghubungi pemadam kebakaran,” tutupnya. (par/r7)

Editor : Akbar Sirinawa
#korsleting listrik #pasar #Kebakaran #toko #Terbakar