LombokPost-Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Lombok Timur (Lotim) hingga kini belum bisa diluncurkan.
Pemkab Lotim masih menunggu Peraturan Bupati (Perbup) terkait operasional dan bantuan alat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Pembangunan secara fisik sudah selesai pada 2025, tetapi secara lembaga kita belum melaunching karena belum ada keluar izinnya," terang Kepala Dinas Kesehatan Lotim Lalu Aries Fahrozi, Kamis (28/5).
Laboratorium Kesmas ini direncanakan menjadi lembaga baru di Lotim. Saat ini, laboratorium itu menunggu bantuan alat dari Kemenkes.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Lotim sudah mengajukan bantuan sejumlah alat penunjang laboratorium.
Baca Juga: Dikes Lotim Perkuat Pengawasan Kasus Campak
Fahrozi memastikan, jika Perbup sudah jadi dan alat-alat dari Kemenkes sudah didroping, bangunan itu akan segera diresmikan dan beroperasi.
"Laboratorium kesehatan lingkungan sebelumnya sudah ada di Dinas Kesehatan dan laboratorium itulah yang dipindahkan ke Laboratorium yang baru ini," katanya.
Ia menjelaskan, Laboratorium Dikes sejauh ini hanya dapat memeriksa air yang mengandung kimia atau bakteri.
Laboratorium itu belum bisa memeriksa sampel makanan. Sampel makanan selama ini diperiksa langsung oleh BBPOM.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Hantavirus, Dikes NTB Siapkan Rumah Sakit hingga Laboratorium
Pihaknya terus berkoordinasi bersama Kemenkes agar alat-alat untuk mendukung operasional laboratorium bisa segera diberikan. Dengan begitu, keberadaan laboratorium bisa segera dimanfaatkan.
"Pihak kementerian menjanjikan pada tahun 2026 ini, Itulah yang kita tunggu saat ini. Jika alat sudah datang dan secara lembaga sudah diresmikan tentunya kita akan tambah jenis pemeriksaannya, saat ini masih sangat terbatas," tutupnya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post