Lombokpost-Antusiasme siswa baru mendaftar di SMKN 1 Sakra pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 cukup tinggi.
Jurusan di bidang pariwisata, terutama perhotelan, paling banyak diburu calon siswa.
“Yang paling banyak diminati calon siswa itu jurusan perhotelan. Kuota yang kita ajukan memang paling banyak di perhotelan, sebanyak lima rombel,” terang Waka Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Sakra Muhammad Yusuf, Sabtu (6/6).
Yusuf mengatakan, kondisi SPMB SMKN 1 Sakra per 6 Juni 2026, jumlah calon siswa yang telah mendaftar sebanyak 489 orang. Sementara kuota yang didapatkan dari Dikpora NTB sebanyak 612 siswa.
Baca Juga: Roti Buatan Siswi APHP SMKN 1 Sakra Tembus Dapur MBG
Untuk jalur pendaftaran, SMKN 1 Sakra membuka tiga jalur. Yakni jalur afirmasi, jalur domisili, dan jalur nilai rapor.
Untuk jalur afirmasi, kuota yang ditetapkan sebanyak 92 orang. Sementara yang sudah mendaftar mencapai 140 orang.
“Yang banyak kuota kita dapatkan itu di jalur nilai rapor, itu sebanyak 459,” katanya.
Yusuf menyebutkan, selain perhotelan, jurusan bidang wisata yang banyak diburu calon siswa yakni Usaha Layanan Wisata (ULW) dan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut (TKKR). Termasuk jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Namun, kuota yang ditetapkan masing-masing hanya dua rombel.
Baca Juga: SPMB Kota Mataram 2026 Dibuka 22 Juni, Jalur Prestasi SMP Dapat Kuota 25 Persen
Adapun jurusan bidang pertanian, seperti Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Alat Mesin Pertanian (AMP), dan Agribisnis Ternak Unggas (ATU), dalam dua tahun terakhir peminatnya stagnan.
“Sejak beberapa tahun ini jurusan perhotelan ini paling banyak peminatnya, tapi yang kita terima tetap sesuai kuota. Sebagian besar anak-anak yang ambil jurusan pariwisata ini dari daerah selatan karena memang di sana daerah pariwisata,” jelasnya.
Tingginya animo calon siswa memilih jurusan pariwisata karena mereka sudah bisa membaca peluang. Terutama calon siswa dari daerah pariwisata di Jerowaru dan Keruak. Daerah selatan Lotim saat ini mulai berkembang dari sektor pariwisata.
Baca Juga: SMKN 1 Lingsar Diserbu Pendaftar, Lebih 800 Calon Siswa Daftar SPMB 2026
Selain itu, banyak alumni jurusan pariwisata langsung bekerja di hotel ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan, tidak sedikit alumni SMKN 1 Sakra yang menduduki jabatan strategis di hotel ternama di luar negeri, seperti Malaysia.
“Tetapi bukan berarti jurusan pertanian tidak ada sama sekali yang mendaftar. Pendaftarannya tetap ada, namun kadang satu rombel saja bisa terpenuhi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sakra Ahmad Suhamka mengatakan, selain jurusan bidang pariwisata dan pertanian, tahun ini SMKN 1 Sakra kembali membuka satu jurusan, yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Baca Juga: KPK Sorot Integritas Pelaksanaan SPMB Tahun 2026 di NTB
“Sebenarnya jurusan ini sebelumnya sudah ada. Tetapi tahun 2021 ditutup. Karena kita hanya diberikan dua bidang yakni pariwisata dan pertanian. Tetapi tahun ini kami diberikan izin lagi untuk membuka jurusan TKJ,” ungkapnya.
Fasilitas untuk jurusan TKJ, seperti alat praktik, kelas, dan SDM, masih tersedia. Jurusan TKJ diakui menjadi salah satu jurusan favorit sejak dulu. Namun, kuotanya dibatasi hanya dua rombel.
Pembukaan kembali jurusan TKJ ini salah satunya karena calon siswa baru, khususnya dari daerah selatan, cukup jauh jika harus bersekolah ke SMKN 3 Selong untuk mengambil jurusan TKJ. (par/r7)
Editor : Kimda Farida