LombokPost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin menyerahkan secara simbolis bantuan program bidang pendidikan dan dakwah advokasi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lotim.
"Kami sangat apresiasi dan penghargaan kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Lotim, " Terang BupativLotim Haerul Warisin, Kamis (2/7).
Ia menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS mampu menjalankan perannya saat ini merupakan wujud kesadaran masyarakat Lotim sebagai muzaki.
Baca Juga: BAZNAS NTB Terapkan Tiga Pola Distribusi Daging Kurban Iduladha 1447 Hijriah
"Atas nama Pemerintah Daerah Lombok Timur, saya menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS, lembaga resmi milik negara," ujarnya.
Ia mengingatkan pentingnya integritas bagi para pengelola BAZNAS. Ia meminta agar pengelola selalu tampil dengan wajah anggun, bersikap bijaksana, dan yang terpenting, menjaga kejujuran dalam pengelolaan dana zakat.
Ia mengingatkan tidak bermain-main dengan zakat masyarakat. Itu akan menjadi masalah besar dan dapat menghilangkan kepercayaan publik.
Baca Juga: UMMAT Luncurkan Program Inkubasi Bisnis 2026 Bersama Baznas NTB
"Saat ini masyarakat percaya, karena itu jaga kepercayaan tersebut," tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengapresiasi persatuan dan kekompakan yang terlihat dalam pengelolaan zakat di BAZNAS. Ia berharap BAZNAS terus bekerja sama dengan para muzaki yang belum menyalurkan ZIS-nya, agar seluruh penyaluran zakat dapat terpusat melalui satu jalur, yakni BAZNAS Lotim.
"Baznas tidak boleh memberikan pinjaman kepada pihak yang tidak bertanggung jawab atau mengeluarkan anggaran yang tidak benar, " Jelasnya.
Baca Juga: Baznas Panen Raya Jagung di Lotim, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Selain itu, ia juga meminta agar perhatian khusus diberikan kepada para guru dan marbot yang telah mengabdi selama lebih dari 20 tahun, dengan mengakomodasi mereka dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Ia juga menekankan jangan sampai ada proposal bodong.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Lombok Timur Muhammad Kamli, dalam laporannya menyampaikan bahwa telah disalurkan bantuan insentif untuk TPQ, mushola, masjid, biaya pendidikan, serta guru yang mengabdi lama di bawah yayasan madrasah, sebanyak 700 orang, dan hari ini penerima bantuan sebanyak 300 orang.
Dalam kesempatan itu diserahkan bantuan kepada guru-guru dengan masa pengabdian yang lama, TPQ, mushola, masjid, serta bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam upaya menyejahterakan masyarakat melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah.(par)
Editor : Kimda Farida