LombokPost- Universitas Hamzanwadi Pancor secara resmi menarik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa. Salah satunya yang ditarik ialah Kelompok 15 di Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur. Penarikan ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa yang berlangsung sejak 4 Mei hingga 6 Juli 2026.
Ketua Kelompok KKN Desa Tetebatu Selatan M. Dani menyampaikan bahwa seluruh program kerja yang telah direncanakan berhasil direalisasikan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Yakni program English Course, Lapak Baca, Optimalisasi Sistem Informasi Desa (SID), Eksplorasi Potensi Desa, Peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah, Jumat Bersih, serta Pemetaan Desa Tetebatu Selatan.
"Program-program yang telah kami lakukan ini kami harapkan menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan administrasi desa, promosi potensi wisata, hingga penguatan pembangunan berbasis data, " Terangnya.
Mewakili Pemerintah Desa Tetebatu Selatan, Muzammil menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN selama melaksanakan pengabdian di desa tersebut.
“Pemerintah Desa Tetebatu Selatan mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi. Kami berharap program-program yang telah dilaksanakan dapat terus berlanjut dan menjadi perhatian pada pelaksanaan KKN berikutnya, " Harapnya.
Kata dia, Program kursus Bahasa Inggris yang telah dibuat oleh para mahasiswa dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat Tetebatu Selatan sebagai desa wisata.
Baca Juga: IAIH Hamzanwadi Pancor Buka Program Magister Studi Islam
Begitu juga program Sistem Informasi Desa (SID) yang sangat membantu pemerintah desa. Keaktifan mahasiswa dalam berbagai kegiatan sosial juga mendapat apresiasi dari masyarakat.
Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Qori’ Bayyinaturrosyi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tetebatu Selatan beserta seluruh masyarakat yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan KKN Universitas Hamzanwadi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Tetebatu Selatan yang telah menerima serta memfasilitasi keluarga besar Universitas Hamzanwadi selama pelaksanaan KKN," Ucapnya.
Kata dia, Sinergi yang terjalin selama dua bulan ini menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Dijelaskan KKN Membangun Desa tahun ini mengusung tiga agenda prioritas yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni pendidikan berkualitas, penanganan perubahan iklim, dan penguatan kemitraan.
“Program kerja yang dirancang mahasiswa Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora diintegrasikan dengan kebutuhan lokal, terutama pada aspek literasi, pelestarian budaya, dan pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan,"jelasnya.
Diharapkan program-program yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah desa maupun mahasiswa KKN pada periode berikutnya.
Selain menjalankan program utama, mahasiswa KKN juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari gotong royong, kegiatan keagamaan, hingga pendampingan masyarakat.
Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan kontribusi positif sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Universitas Hamzanwadi dan masyarakat Desa Tetebatu Selatan.
"Dengan berakhirnya KKN Membangun Desa 2026 bukan menjadi akhir dari kolaborasi. Kerja sama Pemerintah Desa Tetebatu Selatan dengan Universitas Hamzanwadi kami harapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian, penelitian, dan pemberdayaan, " Harapnya.
Baca Juga: HMPS PSP Universitas Hamzanwadi Gelar Konser Amal, Galang Dana untuk Korban Bencana Banjir Sumatra
Kerjasama ini juha diharapkan dapat mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan serta memperkuat posisi Tetebatu Selatan sebagai salah satu desa wisata unggulan di Lotim.(par)
Editor : Kimda Farida