Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Tegaskan Komitmen Jaga Sembalun

Supardi • Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:52 WIB
SEMBALUN: Pemandangan sawah di Sembalun yang ditumbuhi dengan berbagai macam sayur mayur
SEMBALUN: Pemandangan sawah di Sembalun yang ditumbuhi dengan berbagai macam sayur mayur

LombokPost-Pemkab Lombok Timur menyiapkan langkah menjaga keindahan dan lingkungan Sembalun di tengah tingginya aktivitas pariwisata.

Bupati Haerul Warisin menegaskan kesiapan menindaklanjuti arahan Kapolda NTB, sementara regulasi tata kelola destinasi kini tengah disusun.

“Tadi malam Pak Kapolda menginap di Sembalun. Saya tanya bagaimana pendapatnya tentang Sembalun. Beliau sangat senang dan suka dengan Sembalun. Sehingga dia mengingatkan supaya Pemkab Lotim menjaga keindahan Sembalun,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin.

Kata dia, Sembalun memiliki alam yang indah dan tanah yang subur. Kondisi itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkab Lotim untuk menjaga lingkungan dan alam Sembalun agar tidak rusak di tengah tingginya aktivitas pariwisata.

Baca Juga: Sembalun Siapkan 9.000 Bibit Kopi Arabika dan Gayo Gratis untuk Petani, Ini Tujuannya

Cuaca dan suhu di Sembalun cukup dingin dan sejuk. Jika lingkungannya rusak, kawasan Sembalun dikhawatirkan tidak lagi dingin dan sejuk, tetapi berubah menjadi panas.

“Kalau sudah berubah lingkungannya, berubah ekologinya. Maka yang dingin akan berubah menjadi panas. Apalagi terjadi cuaca ekstrem,” sebutnya.

Asisten Administrasi Umum Lotim Husnul Basri menyampaikan, Pemkab Lotim tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) tentang Organisasi Tata Kelola Destinasi Pariwisata Sembalun.

Regulasi itu salah satunya bertujuan memproteksi lingkungan serta memberdayakan pengusaha dan masyarakat lokal.

Baca Juga: Sembalun Siapkan 9.000 Bibit Kopi Arabika dan Gayo Gratis untuk Petani, Ini Tujuannya

“Sembalun memiliki status strategis yang harus diamankan bersama, mulai dari Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD), Kawasan Pariwisata Khusus (KPK), hingga bagian dari UNESCO Global Geopark,” katanya.

Selain itu, Sembalun menjadi lokasi sejumlah kegiatan, seperti pertanian dan olahraga. Keberadaan perbup diharapkan dapat menjaga Sembalun sekaligus menata pariwisatanya agar lebih rapi, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Muara dari regulasi ini adalah dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat dengan tetap mempertahankan nilai-nilai lokalitas di tengah modernisasi,” jelasnya. (par/r7)

Editor : Kimda Farida
#alam #rinjani #sembalun #indah #Pariwisata