LombokPost-Seorang pria berinisial LSH, 58 tahun diduga tergelincir di jembatan perbatasan Pancor–Sekarteja, Kecamatan Selong, Senin (27/7) sekitar pukul 11.30 WITA.
Korban yang diketahui merupakan warga Kelurahan Sukamulia tersebut langsung dievakuasi oleh kepolisian menuju IGD RSUD dr R. Soedjono Selong untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasi Humas Polres Lotim Iptu Lalu Rusmaladi menyampaikan berdasarkan keterangan salah seorang saksi sebelum kejadian korban berjalan kaki dari arah PTC Pancor menuju sebuah bengkel dan menanyakan keberadaan ojek yang dapat mengantarkannya ke Dasan Lekong.
"Karena tidak ada ojek yang tersedia, saksi berinisiatif mencarikan ojek ke sekitar PTC Pancor dan Pasar Selong. Namun saat kembali ke bengkel, saksi mendapati banyak warga telah berkumpul di lokasi kejadian," Terang Rusmaladi.
Baca Juga: Polres Lotim Amankan Tiga Terduga Pelaku Curanmor di Terara
Untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah, masyarakat memilih tidak memindahkan korban dan segera menghubungi pihak kepolisian.
Sementara itu, dari keterangan saksi lainnya yang merupakan kerabat korban. Korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya. Korban memiliki riwayat luka bakar pada bagian tubuh tertentu, mengalami gangguan kejiwaan, serta memiliki keterbatasan penglihatan yang diduga memengaruhi aktivitasnya sehari-hari.
"Setelah mendapat informasi, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan evakuasi korban ke atas ambulans, kemudian membawanya ke IGD RSUD Dr. R. Soedjono Selong untuk memperoleh penanganan medis, " Katanya.
Baca Juga: Polres Lotim Tangkap Pelaku Pencurian di Alfamart dan Indomaret
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh dokter, korban tiba dalam kondisi tidak sadar dengan luka robek pada bagian belakang kepala, luka lecet pada kedua jari tangan, serta luka lecet pada kaki kanan. Korban langsung mendapatkan bantuan oksigen dan penanganan medis intensif.
Pihak kepolisian menduga korban tergelincir akibat kondisi jembatan yang tidak dilengkapi pembatas pengaman serta didukung kondisi fisik korban yang memiliki gangguan penglihatan dan keterbatasan gerak akibat riwayat luka bakar.
"Korban masih menjalani perawatan di IGD RSUD Dr. R. Soedjono Selong sambil menunggu kedatangan pihak keluarga, " tutupnya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post