LombokPost- Kebakaran yang melanda tiga ruang asrama dan satu Lab Komputer Madrasah Aliyah (MA) Mu'allimin Pondok Pesantren Syeah Zainudin Abdul Majid NW Anjani pada Minggu malam (23/8) mengakibatkan pakaian, perlengkapan sekolah 60 orang santri ludes terbakar. Termasuk fasilitas penunjang pendidikan lainnya ikut dilalap si jago merah.
"Satu kamar itu isinya 20 orang santri, jadi yang terdampak itu 60 orang," Terang Kepala MA Mu'allimin, Wildan Ansori.
Diceritakan saat kejadian, santri yang menempati kamar tersebut sedang tidak ada di kamar. Karena mereka menjalani masa liburan, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Kebakaran Desa Adat Sade Pukul Pariwisata Lombok
Namun, seluruh isi ruangan hangus terbakar. Mulai dari perlengkapan pribadi santri, alat tulis, buku dan kitab, serta puluhan unit komputer yang di laboratorium ikut terbakar.
"Komputer kayaknya yang bisa diselamatkan, tapi kena air saat pemadaman. Mungkin juga ikut rusak," jelasnya.
Sementara itu akibat insiden ini, pihak pesantren memutuskan untuk menunda jadwal masuknya santri yang semula direncanakan pada Selasa sore, hingga Jumat sore mendatang.
Baca Juga: Empat Ruang Asrama MA NW Mua'allimin Anjani Lombok Timur Terbakar
Pihaknya menduga kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik pada bangunan lama tersebut. Sehingga ia memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini.
"Ini murni kecelakaan, yang disebabkan oleh korsleting listrik, " tegasnya.
Dia memperkirakan, kerugian materiil akibat kebakaran mencapai Rp1,32 miliar. Angka ini akumulasi dari kerusakan fisik, perabotan asrama, serta seluruh unit komputer dan perlengkapan laboratorium.
Sumber : Lombok Post