LombokPost-Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lombok Timur bersama sejumlah instansi terkait menggelar pasar murah di Kantor Camat Selong untuk memperingati Hari Pangan Sedunia. Kegiatan ini sekaligus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok, terutama cabai dan telur ayam.
“Hari ini kita adakan gerakan pasar murah yang diikuti berbagai instansi,” terang Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Lotim Parhan, Rabu (21/10).
Kegiatan ini juga merupakan instruksi langsung dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Pasar murah dilakukan selama dua hari. Adapun bahan pokok yang dijual mulai dari minyak, gula, beras, cabai, bawang merah, dan telur.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Bank Indonesia dan TPID NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Pagesangan
Berbagai bahan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar untuk membantu meringankan beban masyarakat. Salah satu komoditas yang menjadi fokus utama dalam gerakan ini adalah cabai merah dan telur ayam.
“Yang menjadi perhatian kita adalah telur dan cabai. Karena ini yang kerap mengalami kenaikan harga signifikan,” katanya.
Disebutkan, harga cabai di pasaran saat ini menembus angka Rp 50 ribu hingga Rp 53 ribu per kilogram. Namun, di pasar murah ini, champion cabai menjual dengan harga Rp 40.000 per kilogram.
Sementara untuk telur ayam, didatangkan langsung dari peternak lokal dengan harga berkisar Rp 48.000 per trai untuk ukuran sedang dan Rp 50.000 per trai untuk ukuran besar.
“Tujuannya jelas, untuk menanggulangi kenaikan harga komoditas pangan, terutama cabai dan telur, yang biasanya mulai melonjak,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Champion Cabai Lotim Subhan menyampaikan, tugas champion cabai selain memproduksi, juga ikut dalam penanganan inflasi, mengingat salah satu komoditas yang selalu menyebabkan inflasi adalah cabai.
Baca Juga: Mobil Listrik Tiongkok Kuasai Pasar Global, Harga Murah dan Teknologi Unggul Jadi Kunci
“Tentunya kegiatan seperti ini, apalagi ini kegiatan memperingati hari pangan sedunia, maka Champion selalu hadir dengan harga yang tentunya terjangkau. Di pasar harga cabai sudah lebih Rp 50 ribu, kami jual dengan harga Rp 40 ribu per kilogram,” kata Subhan.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Lombok Post