LombokPost—Calon Wakil Gubernur NTB HW Musyafirin (H Firin) dan Calon Bupati Sumbawa Barat HAmar Nurmansyah (H Amar) kompak akan terus melestarikan budaya karapan kerbau.
Karapan kerbau merupakan salah satu budaya dan tradisi turun temurun masyarakat Tau Samawa. Di KSB maupun Sumbawa, karapan kerbau menjadi agenda utama yang tak pernah sepi dari peminat.
Selain hadiahnya cukup besar, karapan kerbau menjadi ajang silaturahmi bagi para pencinta kerbau karapan. ‘’Saya bersama H Amar ini selalu kompak untuk terus melestarikan budaya karapan kerbau,’’ kata Cawagub HW Musyafirin saat membuka karapan kerbau di Kecamatan Jereweh, Minggu (29/9).
Cabup KSB, H Amar pun terlihat hadir dan duduk bersebelahan dengan HW Musyafirin. H Amar sendiri merupakan mantan Sekda KSB yang memilih mundur karena mengikuti Pilkada KSB dan berpasangan dengan Hj Hanipah W. Musyafirin.
‘’Tidak usah diragukan kekompakan saya dan pak H Amar. Kegiatan karapan hari ini pun tidak lepas dari dukungan H Amar, karena beliau sebelum mencalonkan diri sebagai Cabup adalah Sekda KSB,’’ ingatnya.
H Firin sendiri juga menjabat sebagai ketua pencinta karapan kerbau KSB. Tak heran, pada ajang ini tiga pasang kerbau milik cawagub NTB nomor urut 1 ini juga ikut ambil bagian.
Bahkan kerbau milik bupati KSB ini cukup sering keluar sebagai juara. ‘’Saya sendiri sudah cukup lama mencintai karapan ini. Saya dan pak mantan sekda (H Amar, red) sudah membangun arena karapan permanen di Bentiu, Kelurahan Bugis. Arena itu menjadi arena resmi untuk kegiatan karapan dengan skala besar,’’ katanya.
Bahkan sebelum H Amar mundur sebagai Sekda KSB, ia sudah mengalokasikan dana Rp 5,8 miliar untuk membangun tribun permanen bagi panonton.
‘’Itu adalah adalah inisiatif H Amar sebagai sekda sebelum mundur dan maju nyalon sebagai bupati,’’ paparnya.
H Firin optimis, jika H Amar Nurmansyah terpilih sebagai Bupati KSB menggantikan dirinya, pelestarian karapan kerbau, termasuk dukungan anggaran yang lebih besar untuk ke depannya akan ditingkatkan.
‘’Insya Allah kalau menjadi bupati, H Amar akan memberikan perhatian lebih untuk karapan ini. Seperti yang diharapkan panitia, seperti dukungan anggaran dan lain sebagainya,’’ janjinya.
Demikian pula, H Firin pun menjanjikan akan memberikan dukungan anggaran jika terpilih sebagai Wagub NTB. Dukungan anggaran itu bukan hanya untuk KSB tapi untuk Kabupaten Sumbawa. Sebab dua kabupaten ini, karapan kerbau merupakan kegiatan tradisional nomor satu yang paling banyak diminati.
‘’Saat memimpin KSB saja, anggaran untuk karapan kerbau ini sudah sangat besar kita alokasikan. Bagaimana kalau Rohmi Firin memimpin NTB pasti akan lebih besar lagi,’’ paparnya.
Bahkan H Firin menjanjikan akan membangun arena permanen utama di Kabupaten Sumbawa. Hal ini dikarenakan, pencinta karapan kerbau di Kabupaten Sumbawa juga cukup banyak.
‘’Budaya ini kalau tidak kita lestarikan akan punah, itu kenapa nanti di Sumbawa, Rohmi Firin akan siapkan arena permanen, khusus bagi pencinta karbau di Sumbawa,’’ janjinya lagi.
Untuk itu, ia berharap masyarakat tak meragukan kecintaan dirinya maupun H Amar terhadap budaya karapan kerbau. ‘’Bahkan diakhir masa jabatan kami, saya dan H Amar, kami tetap memberikan perhatian serius untuk ini,’’ tambahnya. (far)