LombokPost - Dunia film Korea Selatan kembali menunjukkan dominasinya dengan merilis dua film terbaru yang langsung mencatatkan diri sebagai film paling laris pada tahun 2025 di bioskop setempat.
Kedua film Korea tersebut, yakni Boss dan The Ugly, hadir dengan kisah yang sangat kontras namun sama-sama berhasil menarik minat penonton dalam jumlah besar.
Dua film Korea ini juga sudah ditunggu-tunggu penayangannya oleh pecinta film.
Boss: Perebutan Kekuasaan di Dunia Mafia
Film Boss merupakan karya yang disutradarai oleh Ra Hee Chan, dengan naskah yang juga ia tulis bersama Lee Kyu Bok dan Yoon Seo Hyun.
Film bergenre gangster ini diperkuat oleh jajaran aktor papan atas seperti Jo Woo Jin, Jung Kyung Ho, Park Ji Hwan, dan banyak lagi.
Boss berpusat pada kisah persaingan ketat di antara tiga pria dari geng Sikgupa yang berupaya memperebutkan posisi sebagai bos mafia utama.
Ketiga pria tersebut Soon Tae, Kang Pyo, dan Pan Ho masing-masing memiliki ambisi dan motivasi yang berbeda dalam perebutan kekuasaan tersebut.
Karakter Soon Tae menjadi sosok yang menarik, karena ia sebenarnya tidak pernah bercita-cita menjadi bos mafia.
Keinginan terbesarnya hanyalah melihat restoran Tiongkok miliknya, Mimiru, menjadi terkenal di seluruh negeri.
Namun, kehidupan sederhananya berubah ketika seorang polisi menyamar sebagai kurir dan datang ke Mimiru, memicu konflik dan pertempuran yang tak terduga.
Film ini langsung mencetak kesuksesan luar biasa. Hanya dalam waktu tiga hari sejak penayangan perdananya pada 3 Oktober 2025, Boss segera menduduki puncak peringkat box office di Korea Selatan dan berhasil menembus angka satu juta penonton.
The Ugly: Misteri Hilangnya Ibu dari Sutradara Train to Busan
Film kedua yang masuk dalam jajaran terlaris di Korea Selatan adalah The Ugly, sebuah karya terbaru dari sutradara ternama Yeon San Ho, yang dikenal lewat film Train to Busan.
The Ugly menyuguhkan kisah drama misteri yang mendalam tentang seorang pria bernama Im Dong Wan.
Hidupnya berubah drastis setelah ia menerima kabar mengejutkan: tulang belulang sang ibu, Jung Young Hee, yang hilang 40 tahun silam, telah ditemukan di pegunungan.
Didorong oleh keinginan kuat untuk mengungkap kebenaran di balik hilangnya sang ibu, Dong Wan memutuskan untuk melakukan penelusuran.
Ia mengajak seorang produser film dokumenter untuk membantunya dalam pencarian ini.
Kunci utama untuk membuka misteri ini terletak pada ayah Dong Wan, Im Young Gyu, yang sayangnya adalah seorang tunanetra.
Melalui serangkaian potongan kenangan yang samar-samar, misteri di balik kematian ibunda Dong Wan pun mulai terkuak secara perlahan.
Meskipun kedua film ini merajai bioskop di Korea Selatan dan tergolong sangat laris, perlu dicatat bahwa Boss dan The Ugly hingga kini masih belum tayang di jaringan bioskop Indonesia, membuat para penggemar film Korea di Tanah Air harus bersabar menanti kehadirannya.***
Editor : Fratama P.