Diketahui, atlet lompat jauh NTB Sapwaturrahman masih berusaha untuk lolos ke Olimpiade Tokyo yang akan digelar Juli-Agustus mendatang. Pelompat andalan NTB itu, kini berstatus atlet pelatnas PB PASI.
Sapwaturrahman bisa lolos ke olimpiade jika melampui limit lompatan terjauh yang sudah ditetapkan, yakni 8,22 meter. Sementara lompatan terbaik Sapwa sejauh 8,09 meter yang diraih pada Asian Games 2018 lalu. Sekaligus mengantarkannya meraih medali perunggu. Sementara saat meraih medali emas di SEA Games Manila 2019, lompatan Sapwa sejauh 8,02 meter. "Di SEA Games itu dia sempat melompat 8,20 meter tapi didiskualifikasi," kata Arya.
Arya mengatakan, selama di pelatnas Sapwa tetap menjalani program latihan yang sudah disusun. Target utama adalah bisa lolos kualifikasi olimpiade dalam kejuaraan yang akan digelar sebelum olimpiade. "Sekarang fokus latihan dulu. Biar nanti di kejuaraan sudah siap dan bisa dapat hasil yang diinginkan," imbuhnya.
Dari data yang dikumpulkan Koran ini, slot untuk olimpiade sudah terisi 60 persen. Masih ada 40 slot tersisa yang bisa diperebutkan cabor. Terdiri dari 15 persen kuota berdasarkan peringkat dan 25 persen masih akan ditentukan selanjutnya.
Sementara dari cabor atletik, satu atlet NTB Lalu Muhammad Zohri sudah mengamankan satu tiket untuk nomor 100 meter. Tiket olimpiade ini diraih Zohri di Seiko Golden Grand Prix 2019 dengan catatan waktu 10,03 detik. Saat itu Zohri menduduki peringkat ketiga. (puj/r8) Editor : Administrator