Empat kejuaraan itu sebelumnya dijadwalkan 2020 lalu, namun ditunda karena pandemi covid-19. ”Sudah diagendakan ulang tahun ini. Semoga bisa terselenggara,” harap Ketua Pengprov IMI NTB Nur Haedin, jumat (19/3/2021).
Meski sudah dijadwalkan kembali, pria yang akrab disapa Edo ini masih khawatir keempat event ini batal lagi. Ini karena maklumat kepolisian terkait perizinan kegiatan olahraga yang dilaksanakan di tengah pandemi belum dicabut.
”Efek dominonya sangat terasa. Event batal, sektor lain juga lumpuh. Kalau tidak segera di cabut bisa melumpuhkan semangat klub untuk melaksanakan kegiatan,” katanya.
Selain empat event berskala nasional, IMI NTB juga akan menggelar event skala provinsi. Ada empat kejurprov yang akan digelar. Seperti motorprix yang menjadi bagian pemantapan pembalap NTB. ”Untuk melihat perkembangan atlet tidak bisa dengan hanya latihan. Tetapi harus ada pembanding dan itu dilakukan melalui event,” jelasnya.
Sementara nasional event tidak bisa berjalan di provinsi lain karena belum dicabutnya maklumat kapolri. Event provinsi lainnya yang diagendakan digelar tahun ini hanya touring yang akan mengundang komunitas touring se-Indonesia untuk mensuport kegiatan wisata di NTB. Salah satunya MotoGP Mandalika.
Sejak 2020 IMI NTB tidak bisa berbuat dalam kegiatan turnamen karena covid. Kesulitan di daerah, sambung dia, harus mendapatkan izin gugus tugas covid, kepolisian daerah. Sementara secara nasional maklumat kapolri belum dicabut. ”Kita sudah pernah coba gelar tapi terkendala izin ini. Ada yang memberikan izin tapi pihak lain tidak bisa,” ungkapnya.
IMI NTB berharap Kapolri melalui Kapolda, Gubernur untuk segera membuka akses kegiatan bagi olahraga prestasi agar bisa melaksanakan kejuaraan. Jika semua kejuaraan yang diagendakan IMI Pusat maupun IMI NTB terselenggara tahun ini, dia memastikan akan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat. (puj/r8) Editor : Administrator