Dalam kunjungan rutin itu, Firadz didampingi Sekretaris Umum KONI, Dr Hermanto beserta beberapa jajaran pengurus. Rombongan KONI mendatangi tiga lokasi Pelatda yakni di Gelanggang Pemuda dan Olahraga, Lapangan Lawata Mataram, dan GOR 17 Desember.
Sejumlah atlet Mataram yang ikut PON Papua berasal dari beberapa cabor. Seperti panjat, atletik, kempo, menembak, karate, voli pasir, tenis lapangan, balap motor, dan futsal. ”Ini kunjugan rutin ke lokasi Pelatda untuk memberikan semangat. Dengan harapan di PON nanti mereka bisa tampil maksimal,” ujar Firadz.
Selain memberikan semangat, KONI Mataram juga memberikan bantuan uang kepada atlet dan pelatih. Terkait pemberian honor atau bantuan keuangan selanjutnya akan dilakukan dengan metode berbeda. Tidak lagi diberikan secara langsung tapi menggunakan fasilitas perbankan.
”Untuk memudahkan pengurusan pemberian dan penerimaan honor atlet, pelatih serta bantuan lainnya untuk bulan berikut dan seterusnya akan ditransfer melalui rekening masing masing,” katanya.
Atlet Tolak Peluru NTB asal Mataram, I Dewe Ayu Ita Aryanti mengaku gembira dengan perhatian KONI Mataram. Kedatangan pengurus KONI tentu membuatnya lebih semangat berlatih guna memberikan yang terbaik di PON Papua nanti untuk NTB khususnya kota Mataram. ”Terima kasih atas suportnya. Mohon doanya, saya akan berusaha memberikan hasil yang terbaik di PON nanti,,” katanya.
PON XX Papua direncanakan akan berlangsung 2-15 Oktober 2021. Dari 106 orang jumlah atlet NTB yang akan berlaga di multievent empat tahunan tersebut Mataram berkontribusi 33 atlet untuk membela NTB. (puj/r8/*) Editor : Redaksi