Anak asuh Sudianto memenangkan laga tersebut melalui drama adu penalti dengan skor 4-2. Di waktu normal, kedua tim bermain imbang 0-0.
Meskipun takluk dari Perslobar, Persidom memberikan perlawanan sengit pada babak pertama. Lini pertahanan Persidom mampu menahan serangan Perslobar yang dikomandoi Ali Usman. Bahkan Persidom beberapa kali melancarkan serangan balik tetapi tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol.
Perslobar mendapatkan peluang emas di menit 13 melalui skema tendangan sudut. Namun sundulan yang dilakukan kapten Perslobar, Hazrin Triawan meleset tipis di atas mistar gawang Persidom.
Pada babak kedua, Persidom bermain lebih terbuka lagi. Pemain bertahan Persidom, Edo Sandika mendapatkan peluang di menit 59. Namun tendangannya yang memanfaatkan kemelut dalam kotak penalti Perslobar melenceng di sebelah kiri gawang yang dikawal Muhamad Irwan.
Perslobar juga mendapatkan sejumlah peluang emas. Namun dua peluang yang didapat Hendzidan Azparegi gagal menjadi gol. Satu peluang melenceng di kanan gawang Persidom. Sedangkan peluang lainnya berhasil dimentahkan penjaga gawang Persidom, Firman.
Dalam drama adu penalti, empat penendang Perslobar berhasil menyarangkan gol ke gawang Persidom. Sedangkan dua eksekutor Persidom gagal mengeksekusi penalti. Sehingga skor akhir 4-2 untuk kemenangan Perslobar.
Ketua Askab PSSI Lobar Arbain Ishak menilai permainan anak-anak Persidom sangat bagus. Terbukti dari Perslobar yang sulit menembus pertahanannya. ”Tadi lini depan kita masih sangat kurang sekali. Ini menjadi pekerjaan rumah kita, apalagi jika Perslobar nanti lolos ke Liga 3 Nasional,” ujarnya.
Pelatih Persidom Andi mengatakan permainan timnya sudah sangat maksimal. Hanya saja kurang beruntung dalam adu penalti. ”Ini hasil yang terbaik. Anak-anak sudah mencoba dengan maksimal sampai lolos ke semifinal,” katanya.
Sementara, pertandingan semifinal kedua akan digelar hari ini mempertemukan juara Grup B, Persekobi Kota Bima melawan PS Bima Sakti yang berstatus runner up Grup A. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis