Puluhan surfer ini berasal dari lima kabupaten/kota. Dari Lombok Barat/Lombok Utara sebanyak 16 orang, Loteng delapan orang, KSB tujuh orang, dan Dompu 16 orang. Mereka akan turun di empat kategori seperti Open Men, Open Women, Junior, Master, dan U-10.
Untuk kategori Open Men, ada 18 orang. Open Women dua orang, Junior 16 orang, Master sebanyak empat orang, dan U-10 sebanyak tiga orang. ”Kita lengkapi seluruh kategori dengan menurunkan atlet open women dan U-10. Dua kategori ini sangat jarang atletnya,” katanya.
Keputusan menurunkan atlet di dua kategori tambahan ini dengan sejumlah pertimbangan. Di antaranya, agar atlet wanita dan anak memiliki pengalaman bertanding di kompetisi resmi skala nasional. ”Kami sampaikan terima kasih untuk KONI dan Pemprov NTB yang sudah memberi dukungan penuh,” tuturnya.
Peselancar yang turun ini sudah menjalani kualifikasi lokal. Mereka berlatih di beberapa spot, seperti Pantai Senggigi, kawasan tiga gili, Pantai Sekongkang, Pantai Kuta, dan Pantai Lakey.
Karena ini kompetisi liga pertama yang diikuti peselancar NTB, Chandra menargetkan medali perak dan perunggu. Target ini bisa dicapai pada kategori junior dan U-10. ”Persaingan di kategori open sangat ketat. Tapi peluang meraih medali masih bisa didapat,” jelasnya.
Wakil Ketua KONI NTB Suhaimi berharap seluruh atlet dapat melaksanakan pertandingan dalam keadaan sehat dan memberikan hasil yang maksimal. ”Event seperti ini sangat bagus diikuti atlet. Karena ini bisa menjadi ajang latihan mempertajam skill mereka,” katanya.
Suhaimi menambahkan, kompetisi berbeda dengan latihan. Karena memiliki atmosfer tersendiri. Sehingga skill atlet bisa lebih keluar lagi. ”Yang terpenting gimana latihan dan pembinaan yang dilakukan nanti. Pelatih harus bisa memotivasi atlet sebaik-baiknya,” tandasnya. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis