Bagus menjelaskan, ada beberapa kategori yang dipertandingkan. Seperti traditional dance, hip-hop/breakdance, latin dance, dan show dance. Masing-masing kategori memiliki nomor pertandingan berbeda.
Untuk traditional dance, hip-hop/breakdance, dan show dance memiliki tiga nomor pertandingan. Yakni solo, duo, dan grup. ”Latin dance itu ada dua jenis. Solo dan berpasangan,” jelasnya.
Menurut Bagus, kategori show dance berbeda dari kategori yang ada. Pada kategori ini pemenang dari traditional dance, modern dance, dan latin akan bertarung lagi mencari yang terbaik. ”Kompetisinya empat hari. Mulai 23 Juni sampai 26 Juni,” sebutnya.
Diketahui, Indonesia Open Lombok International Dance Championship terakhir dilaksanakan pada Juni 2019 lalu. Saat itu pasangan pedansa andalan NTB I Wayan Adi Purana Sanjaya dan Ni Nyoman Ivana Maharani (Adi-Rani) berhasil menyabet lima medali.
Adi-Rani berhasil memperoleh lima medali dari lima kelas. Yakni Amateur Rising Star Latin (medali emas), Youth Under 21 Latin (medali emas), Lombok Closed Ballroom (medali emas), Lombok Closed Latin (medali emas), Youth Under 21 Ballroom (medali perak), dan Amateur Asian Closed Latin (medali perunggu). (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis