Bagi RSG Filipina kemenangan di grand final sekaligus membalaskan kekalahan dari RRQ saat bertemu di final upper bracket.
Pertandingan grand final mengusung format best-of-seven (BO7). RRQ menurunkan pemain komposisi awal yakni Albert, R7, Vyn, Clay, dan Skylar. Sementara RSG Filipina tetap menurunkan tim berisi Light, Nathzz, Emann, Aqua, dan Demonkite.
Match pertama, RSG langsung tancap gas dan berhasil memperoleh kill pertama. RRQ memberi perlawanan dan berhasil unggul. Keunggulan ini justru membuat RRQ lengah. Hasilnya RSG bisa membalikkan keadaan dan memenangkan match pertama.
Pola pertandingan seperti ini terulang di match ketiga hingga keempat. RRQ Hoshi mampu unggul dan menguasai jalannya pertandingan. Tetapi karena kesalahan kecil yang dibuat tim RRQ, bisa dimanfaatkan dengan baik RSG. RSG Filipina justru mampu comeback dan mengalahkan RRQ Hoshi.
Diketahui, RRQ melaju mulus di MSC 2022. Usai fase grup, RRQ langsung menghuni upper bracket. Tanpa pernah turun ke lowe bracket. Bahkan sempat mengalahkan RSG Filipina di final upper bracket sehingga RSG harus berusaha kembali lewat lower bracket.
Sejak pertama kali digelar 2017, tim-tim terbaik telah mengikuti MSC. Tetapi belum pernah ada tim dari satu negara yang menang secara beruntun. IDNS asal Thailand menjadi juara di 2017. Aether Main asal Filipina juara menjuarai MSC 2018. Tim asal Indonesia Onic Esport berhasil menjuarai MSC 2019. Kemudian Execration asal Filipina merebut title di tahun 2021. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis