Suhaimi menjelaskan, ada tiga lokasi yang rencananya menjadi lokasi pelaksanaan Liga 3 NTB 2023. Dua lokasi di Pulau Sumbawa yakni Stadion Gibraltar yang berada di KSB dan Lapangan Lanta yang berada di Bima. Sedangkan untuk Pulau Lombok, seluruh pertandingan bakal dilaksanakan di GOR 17 Desember.
”Nanti ada tim yang melakukan verifikasi. Memastikan lokasi tersebut sudah cocok untuk melaksanakan kompetisi,” katanya.
Tahapan selanjutnya adalah drawing, untuk menentukan grup dan jadwal pertandingan. Rencananya drawing akan digelar 18 September. Kemudian ditutup dengan pendaftaran pemain dan official dari klub. Tahapan ini berlangsung 15-30 September.
Ada 27 klub yang bisa menjadi peserta Liga 3 NTB. 15 klub bersaing di Pulau Lombok. Terdiri dari lima klub asal Mataram yakni PS Mataram, PS Bima Sakti, PS Fatahillah 354, INFA FC, dan Bintang Ampenan.
Kemudian tiga klub asal Lobar yakni Perslobar, Lombok FC, dan Garuda Muda. Tiga klub asal Lotim seperti PS Bintang Kejora, Perslotim, dan PS Hamzanwadi. Tiga klub asal Loteng yakni PSLT, PS Seleparang Raya, dan Mandalika FC. Serta satu klub asal Lombok Utara, PS Daygun.
Selanjutnya 12 klub berada di wilayah Pulau Sumbawa. Tiga klub asal Kota Bima yakni Galaxy FC, Persekobi, dan Bima United. Empat klub asal KSB yakni PSKT, Cordova University, Panser FC, dan Bomber FC. Tiga klub dari Sumbawa adalah Lebah FC, PS Sumbawa, dan Persisum. Satu klub asal Bima yakni Persebi. Serta satu klub asal Dompu atau Persidom. (puj/r12)
Editor : Redaksi Lombok Post