Shinta lolos ke PON setelah melaju ke babak semifinal Pra-PON tinju tahap II yang digelar di NTT.
”Benar Shinta lolos ke semifinal sekaligus dapat tiket ke PON 2024,” ujar Sekretaris Pengprov Pertina NTB Jamuhur, kemarin (26/10).
Shinta melaju ke semifinal setelah menang dari petinju Sulawesi Tenggara, Wa Ode Ayu Azhari. Peraih medali perunggu PON Papua ini menang di ronde satu, setelah wasit menghentikan pertandingan. ”Masih ada dua petinju yang bisa lolos,” katanya.
NTB menurunkan enam petinju. Yakni empat petinju putra, Agus Surya Belas di kelas 46-48 kilogram. Muhamad Nizam Afkari di kelas 48-51 kilogram.
Saputra Samada di kelas 67-71 kilogram, Wahjudan Abdulrahman di kelas 54-57 kilogram.
Sementara itu, dua petinju putri yang diturunkan adalah Sinta Agustini di kelas 48-50 kilogram dan Cindy Taolani di kelas 66-70 kilogram.
Dari enam petinju tersebut, tiga petinju gagal merebut tiket PON Aceh-Sumatera Utara 2024.
Agus Surya Belas kalah dari petinju Jawa Barat, Javier Surati. Kemudian Wahjudan Abdulrahman kalah dari petinju Papua Barat, Paul Alfredo.
Lebih lanjut, Jamuhur mengatakan dua petinju yang masih berpeluang lolos adalah Saputra Samada dan Cindy Taolani. Keduanya masih belum menyelesaikan pertandingan.
”Samada sudah menang satu pertandingan melawan Papua Barat. Menang satu kali lagi bisa lolos,” tandasnya.
Dengan lolosnya Shinta, tercatat sudah tiga petinju lolos ke PON 2024. Dua petinju lain yang lolos adalah Huswatun Hasanah dan Endang. (puj/r12)
Editor : Redaksi Lombok Post