LombokPost-Latihan bebas dilakukan para pembalap mobil yang akan berlaga pada ajang Porsche Sprint Challenge Indonesia 2023 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Salah satunya Febby Sagita pembalap asal Jakarta.
Febby Sagita menuturkan, ini kali pertama dirinya terjun ke dunia balap mobil setelah sebelumnya ikutan balap motor.
Selama free practice (latihan bebas, red) satu dan dua ini, diakui masih lakukan adaptasi terhadap lintasan sirkuit.
"Terutama saat menghadapi tikungan-tikungan, dimana saja kesalahannya, kecepatan yang kurang pas dan sebagainya. Ini kita baca dari data log di mobil ya," ujarnya usai latihan, Jumat (8/12).
Saat latihan bebas, diakui, waktu yang diperolehnya masih jauh dari target.
Sebagai pemula dikelas M, kecepatan mobil yang diraih Febby sekitar 1 menit 44 detik.
Dibandingkan pembalap lain dikelas yang sama, dirinya masih jauh sekitar 4 atau 5 detik.
"Ini yang harus saya cari bagaimana pemecahannya," ucapnya.
Kecepatan mobil yang dibawa Febby selama melintasi lintasan sirkuit, hanya mampu maksimal 227 Km per jam.
Lantaran lintasan lurus yang ada di Sirkuit Mandalika paling panjang 700 meter.
"Paling mentok kita bawa sampai gigi lima saja, tidak bisa ke gigi enam. Belum bisa lebih dari 227 Km per jam ini," timpal Om Feb akrab disapa.
Meski demikian, saat menjajal lintasan sirkuit, diakui sangat aman dan nyaman terutama kondisi lintasan yang masih baru. Sehingga tidak terlalu banyak bekas ban pada racing line.
"Kalau yang sudah lama kan, bagian racing line kan warnanya lebih gelap dibanding bagian yang gak kesentuh mobil," bebernya.
Menurutnya, Sirkuit Mandalika di sini masih kurang pada bagian tersebut.
Lantaran bagian warna hitam pada racing line berada di tempat-tempat tertentu.
"Ini karena jarang terpakai, kita harap dengan semakin banyak event seperti ini sirkuit semakin sering dipakai," ucap pria yang hobi mengkoleksi motor gede itu.
Om Feb mengaku, sangat seru dan menyenangkan dapat menjajal lintasan sirkuit di ajang Porsche Sprint Challenge Indonesia 2023.
Sebab sebagai hal baru, sirkuit bisa digunakan sebagai wadah bagi generasi bangsa yang mempunyai hobi balapan baik motor maupun mobil. (ewi)
Editor : Marthadi