LombokPost-Liga Futsal Nusantara 2024 resmi dimulai, Senin (15/7).
Wakil NTB, Bink Motor FC masuk dalam Grup B.
Ini merupakan grup terberat karena NTB harus bersaing dengan wakil tuan rumah Cilegon Futsal Club.
Selain itu ada lima klub lain yang tergabung dalam grup ini yakni DKRC asal Jawa Barat, Sinjay FC Bangkalan asal Jawa Timur, Wakil Jogjakarta Bakso Kampungqu FC, Kuda Laut Nusantara asal Jakarta, dan Futsal Plus Kota Metro asal Lampung.
”Setiap grup itu berbeda tuan rumah. Kebetulan NTB masuk ke Grup B yang tuan rumahnya Banten. Semua pertandingannya dilaksanakan di Banten,” ujar Sekretaris AFP NTB Agus Sukmayadi.
Kemudian Grup A diisi Dakrom United asal Kepulauan Bangka Belitung, Merador FC asal Aceh, Gemilang FC asal Jambi, Rafhely FC asal Sumatera Barat, Risnandar FC dari Riau, dan Academy Bigreds asal Sumatera Selatan.
Seluruh pertandingan Grup A akan dilaksanakan di Kepulauan Bangka Belitung.
Selanjutnya Grup C dihuni Vasco Lesmana asal Kalimantan Tengah, Binuang Muda asal Kalimantan Selatan, Futsal Kota Surakarta asal Jawa Tengah, Arsekon asal Kalimantan Barat, dan Orynity FC asal Sulawesi Tengah.
Pada grup ini, Kalimantan Tengah menjadi tuan rumah.
Terakhir, Grup D hanya diisi empat klub. Yakni Neo Fusion FC asal Sulawesi Tenggara, Fedder DG FC asal Papua, Juku Eja FC asal Sulawesi Selatan, dan AFBA FC asal Maluku.
Pertandingan Grup D digelar di Maluku.
Agus menjelaskan hanya tim juara yang mewakili NTB ke Liga Futsal Nusantara tingkat nasional.
Pada tingkat nasional, ada 36 tim yang akan bertanding di babak awal.
Penentuan grup dilakukan berdasarkan kewilayahan.
Dari babak 36 besar, ada delapan tim yang melaju ke babak perempat final.
Pada perempat final, tim kembali dibagi menjadi dua grup dengan sistem drawing.
Tim yang menjadi peringkat pertama dan kedua lolos ke babak semifinal. Sementara peringkat tiga dan keempat langsung gugur. (puj/r12)
Editor : Kimda Farida