Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Barca Bungkam Benfica 3-1, Lamine Yamal Cetak Rekor Baru

Redaksi Lombok Post • Rabu, 12 Maret 2025 | 08:41 WIB

Lamine Yamal
Lamine Yamal
LombokPost-- Bintang muda Barcelona Lamine Yamal tampil gemilang saat membawa Barcelona menaklukan wakil Portugal, Benfica 3-1 pada leg ke 2 babak 16 besar Liga Champions Eropa, Rabu (12/3/25) dini hari tadi. Pemain Tmnas Spanyol ini mengemas satu gol dan satu asist sekaligus mengantar Barca ke perempat final.

 

Catatan ini membuat Lamine Yamal mencatatkan rekor baru. Yakni sebagai pmenjadi pemain termuda yang mencetak gol dan memberikan asis dalam satu pertandingan Liga Champions. Namun, siapakah pencetak gol termuda di kompetisi ini, dan siapa yang termuda yang mencatatkan namanya di babak sistem gugur?

 

Laman UEFA menyebut Ansu Fati sebagai pemegang rekor sebagai pencetak gol termuda di Liga Champions. Penyerang asal Spanyol ini baru saja berulang tahun ke-17 saat ia mencetak gol kemenangan di Matchday 6 untuk Barcelona atas Inter Milan pada babak penyisihan grup musim  2019/20.

 

Ia berhasil melampaui rekor terbaik sebelumnya, yang dicetak oleh Peter Ofori-Quaye pada tahun 1997  silam.

 

Sementara itu Pada Matchday 1 tahun 2024/25, Lamine Yamal menjadi pemain termuda kedua yang mencetak gol di kompetisi ini, sang remaja mencetak gol dengan tendangan indah untuk Barcelona saat bertandang ke Monaco.

 

Selain itu gol pertama Jude Bellingham di Liga Champions, untuk Dortmund saat melawan Manchester City di perempat final, membuatnya menjadi pencetak gol termuda ketiga di babak sistem gugur kompetisi. Saat itu Belingham baru  berusia 17 tahun.

 

 

Pencetak gol termuda di Liga Champions

 

17 tahun 40 hari: Ansu Fati (Inter 1-2 Barcelona, 10/12/19)

17 tahun 68 hari: Lamine Yamal (Monaco 2-1 Barcelona, 19/09/24)

17 tahun 119 hari: George Ilenikhena (Antwerpen 3-2 Barcelona, 13/12/23)

17 tahun 149 hari: Antonio Nusa (Porto 0-4 Club Brugge, 13/09/22)

17 tahun 194 hari: Peter Ofori-Quaye (Rosenborg 5-1 Olympiacos, 01/10/97)

17 tahun 215 hari: Mateo Kovačić (Dinamo Zagreb 1-7 Lyon, 07/12/11)

17 tahun 217 hari: Cesc Fàbregas (Arsenal 5-1 Rosenborg, 07/12/04)

17 tahun 217 hari: Bojan Krkić (Schalke 0-1 Barcelona, 01/04/08)

17 tahun 240 hari: Martin Klein (Panathinaikos 2-1 Sparta Praha, 27/02/02)

17 tahun 263 hari: Breel Embolo (Basel 4-0 Ludogorets, 11/04/14)

17 tahun 280 hari: Warren Zaïre-Emery (Dortmund 1-1 Paris, 13/12/23)

17 tahun 289 hari: Jude Bellingham (Dortmund 1-2 Manchester City, 14/04/21)

17 tahun 300 hari: Aaron Ramsey (Fenerbahçe 2-5 Arsenal, 21/10/08)

 

Pencetak gol termuda Liga Champions di babak sistem gugur.

 

17 tahun 217 hari: Bojan Krkić (Schalke 0-1 Barcelona, 01/04/08)

17 tahun 241 hari: Lamine Yamal (Barcelona 3-1 Benfica, 11/03/25)

17 tahun 289 hari: Jude Bellingham (Dortmund 1-2 Manchester City, 14/04/21)

17 tahun 348 hari: Ethan Nwaneri (PSV 1-7 Arsenal, 04/03/2025)

 

Pemain termuda yang mencetak gol dan memberikan asis dalam satu pertandingan UEFA Champions League*

 

17 tahun 241 hari: Lamine Yamal (Barcelona 3-1 Benfica, 11/03/25)

17 tahun 263 hari: Breel Embolo (Basel 4-0 Ludogorets, 04/11/14)

17 tahun 355 hari: Ansu Fati (Barcelona 5-1 Ferencváros, 20/10/20)

 

*Penyisihan grup/fase Liga hingga final saja.(sumber : UEFA)

Editor : Redaksi Lombok Post
#uefa champions league #lamine yamal #barcelona vs benfica #liga champions #Barcelona #rapinha