Lombok Post-Direktur Utama InJourney Maya Watono memastikan ada empat kategori marathon yang dihadirkan dalam ajang Pocari Sweat Run 2025. Antara lain, Full Marathon, Half Marathon, 10 K dan 4,3 K.
“Kategori 4,3K yaitu yang mana pelari akan melintasi satu kali lintasan Sirkuit Mandalika,“ kata Maya pada wartawan, Rabu (16/4).
Ia meyakini, ajang ini akan menarik minat pelari seluruh Indonesia.
Apalagi yang belum pernah melihat dan mencoba berlari mengelilingi Sirkuit Mandalika.
"Jadi ini sesuatu yang unik," cetus dia.
Ajang balap lari yang digelar di Sirkuit Mandalika pada 14 September 2025, diharapkan bisa mendorong pengembangan destinasi pariwisata setempat.
“Sirkuit Mandalika ini merupakan sirkuit kebanggaan bangsa yang memiliki aspal terbaik yang formulanya sudah disesuaikan dengan cuaca Lombok. Sehingga, para pelari nanti bisa merasakan pengalaman seru dengan berlari di sirkuit dengan pemandangan terbaik di dunia,“ ujar wanita kelahiran Jakarta itu.
Maya meyakini event seperti ini merupakan katalis bagi pengembangan pariwisata dan perputaran roda ekonomi masyarakat.
Sebab itu, pihaknya terus mendorong penyelenggaraan ajang seperti ini yang diharapkan dapat semakin mengembangkan destinasi pariwisata di Mandalika, khususnya dalam memperkuat posisi Mandalika sebagai sportainment tourism.
“Penyelenggaraan event bergengsi tak hanya menjadi ajang kompetisi, akan tetapi juga mendorong pariwisata berkualitas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,“ katanya.
Pocari Sweat Run Lombok 2025 didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, InJourney, ITDC, RANS, pemerintah provinsi dan daerah.
Diperkirakan total 10.000 pelari akan membirukan Lombok di Pocari Sweat Run 2025.
“Kita coba dulu di Indonesia, tapi kedepannya akan naik ke kategori internasional dan kita mulai pelan-pelan," tutup dia. (ewi)
Editor : Kimda Farida