LombokPost – Atlet panjat tebing putra Indonesia Kiromal Katibin berhasil meraih medali perunggu di IFSC World Cup Bali 2025.
Medali perunggu yang didapat Kiromal Katibin dalam kompetisi yang digelar di Nusa Dua, Bali, 3 Mei tersebut adalah yang kedua. Sebelumnya pemuda 25 tahun itu juga meraih medali perunggu di IFSC World Cup Wujiang 2025.
”Alhamdulillah bisa meraih medali perunggu dan saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang sudah mendukung kami semua sehingga tampil baik,” ujar Kiromal.
Penampilan Kiromal Katibin sangat bagus pada babak kualifikasi. Dirinya berhasil mencatatkan waktu paling cepat dibandingkan atlet lainnya yakni 4,827 detik.
Selain Kiromal Katibin, ada tiga atlet putra yang lolos dari babak kualifikasi tersebut. Yakni Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Raharjati Nursamsa.
Setelah lolos dari babak kualifikasi, Kiromal Katibin melaju ke babak 16 besar IFSC World Cup Bali 2025. Pada babak ini, Kiromal beradu cepat dengan wakil Prancis Pierre Rebreyed. Kiromal menang dengan waktu 4,92 detik, sementara Pierre membukukan waktu 5,32 detik.
Langkah Kiromal Katibin berlanjut ke babak perempat final. Kiromal Katibin berhadapan dengan Jianguo Long asal China. Kiromal Katibin menang setelah mendapatkan waktu tercepat 4,82 detik. Sedangkan Long meraih waktu 4,89 detik.
Perjuangan Kiromal Katibin menuju babak final terhenti di babak semifinal. Kiromal Katibin kalah dari atlet asal Jepang Ryo Omasa. Kiromal mencatatkan waktu 6,72 detik, sementara Ryo membukukan waktu tercepat 4,99 detik.
Kiromal Katibin bisa bangkit di perebutan medali perunggu IFSC World Cup Bali 2025. Kiromal Katibin menang melawan rekan senegarannya Raharjati Nursamsa. Kiromal mencatatkan waktu 4,81 detik, sedangkan Raharjati 6,64 detik.
Dengan hasil ini Indonesia mendapatkan dua medali perunggu dari Kiromal Katibin dan Kadek Adi Asih dari sektor putri di IFSC World Cup Bali 2025. (puj/r8)
Editor : Pujo Nugroho