LombokPost – Atlet panjat tebing putri Indonesi Kadek Adi Asih berhasil menyumbangkan medali perunggu dalam IFSC World Cup Bali 2025 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 3 Mei 2025.
Berstatus sebagai atlet debutan, Kadek Adi Asih tampil gemilang di kategori speed putri. Kadek Adi Asih lolos dari babak kualifikasi setelah mencatatkan waktu terbaik 7,003 detik.
Kemudian di babak 16 besar, Kadek Adi Asih menang melawan wakil Polandia Patrycja Chudziak. Kadek mencatatkan waktu 6,91 detik, sedangkan Patrycja terjatuh dan tidak menyelesaikan balapan.
Di babak perempat final, Kadek Adi Asih juga menang melawan rekan senegarannya Susan Nurhidayah yang terjatuh. Kadek mampu mencatatkan waktu 6,96 detik.
Selanjutnya di babak semifinal, Kadek Adi Asih harus mengakui keunggulan Zhou Yafei asal China. Kadek membukukan waktu 7,32 detik, sedangkan Yafei mencatatkan waktu 7,28 detik.
Pada perebutan medali perunggu IFSC World Cup Bali 2025 kategori speed putri, Kadek Adi Asih mengalahkan wakil Korea Selatan Jeong Jimin. Kadek mencatatkan waktu 7,27 detik. Sedangkan Jimin yang sempat terpeleset finish dengan waktu 9,00 detik.
”Saya tidak menyangka dapat medali dan ini piala dunia pertama yang saya ikuti,” kata Kadek Adi Asih.
Ketua Umum Pengurus Pusat FPTI, Yenny Wahid, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian Kadek Adi Asih. Ia menyebut, panjat tebing bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga membutuhkan mental yang kuat.
”Panjat tebing sebagai olahraga elit dunia bukan semata-mata skill saja. Ini juga butuh mental agar lebih sabar dan tidak buru-buru. Tetapi mereka tetap memberikan yang terbaik,” ujar Yenny.
Pada IFSC World Cup Bali 2025, Indonesia meraih dua medali perunggu. Yakni dari Kiromal Katibin di sektor speed putra dan Kadek Adi Asih di speed putri. (puj/r8)
Editor : Pujo Nugroho