LombokPost – Pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII di Mataram dipastikan mundur dari jadwal semula. Keputusan ini diambil dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) beberapa waktu lalu.
Ketua KORMI NTB, Nauvar Furqony Farinduan mengonfirmasi perubahan jadwal tersebut. Meskipun mundur dari jadwal, namun ini bisa memberikan waktu untuk persiapan yang lebih matang.
"Betul mundur. Dalam rakernas ditetapkan Fornas digelar 26 Juli sampai 1 Agustus. Awalnya pada akhir Juli," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Farin ini menilai mundurnya jadwal Fornas justru membawa keuntungan. Waktu tambahan ini bisa dimanfaatkan untuk menyempurnakan segala persiapan.
Baca Juga: Iqbal Pastikan NTB Siap Gelar Fornas 2025 dan PON 2028
"Semoga dengan waktu tambahan ini penyelenggaraan Fornas bisa lebih baik," katanya.
Farin menjelaskan Rakernas KORMI juga telah menetapkan Panitia Penyelenggara (Panggar) FORNAS. Selanjutnya, KORMI NTB akan segera membentuk Panitia Pelaksana (Panlak).
"Ini sudah ada dalam tahapan. Jadi tinggal kita laksanakan sesuai rencana," tuturnya.
Selain itu, KORMI NTB juga akan berkoordinasi intensif dengan Pemprov NTB. Koordinasi ini akan membahas hal-hal teknis seperti dukungan anggaran, kesiapan venue, akomodasi, transportasi, dan aspek-aspek strategis lainnya demi kesuksesan FORNAS VIII.
"Kami juga akan menggelar rapat kerja daerah untuk menindaklanjuti hasil rakernas," tambah Farin.
Lebih lanjut, Farin mengatakan FORNAS VIII bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga dan mendorong gaya hidup sehat.
Tak hanya itu, acara ini juga diharapkan berdampak positif pada pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB.
Baca Juga: Gubernur Iqbal Bertemu Menpora, Bahas Persiapan Fornas dan Skenario PON 2028
FORNAS juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga dan gaya hidup sehat.
"Fornas VIII diharapkan menjadi momentum untuk memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia," tandasnya. (puj/r8)
Editor : Pujo Nugroho