LombokPost-Tim Nasional (timnas) Indonesia dipastikan lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Langkah ini membuka asa skuad Garuda untuk meraih tiket ke ajang paling bergengsi Piala Dunia 2026.
Berada di ambang sejarah, menatap Piala Dunia 2026 tidak hanya pada timnas Indonesia saja. Harapan yang sama, doa dan optimisme yang sama juga datang dari keluarga.
Khususnya keluarga besar Emil Audero, kiper timnas Indonesia yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat maupun Italia.
“Semoga Emil dan Timnas Indonesia bisa selalu memberikan yang terbaik untuk Tanah Air, amin,” harap Edi Mulyadi, ayah dari Emil Audero pada Lombok Post, Minggu (8/6).
Bergabungnya Emil Audero menjadi Timnas Indonesia tentu menjadi kebanggaan tersendiri sebagai orang tua maupun keluarga besar.
Tiada henti Edi Mulyadi memberikan doa dan semangat kepada seluruh Timnas Indonesia. Agar pertandingan melawan Negeri Sakura pada Selasa (10/6) di Suita City Stadium, Osaka, Jepang nanti bisa meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia.
“Kami orang tua, keluarga besar, tentu berdoa, dari seluruh bangsa Indonesia agar mudah-mudahan Allah SWT mengizinkan bangsa Indonesia, Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia,” sambung Edi Mulyadi.
Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia memang belum sepenuhnya rampung, namun Timnas Indonesia sudah mengamankan tempat di babak selanjutnya. Lantaran Bahrain kalah dari Arab Saudi dengan skor 0-2 di pertandingan lain.
Ini adalah momentum penting bagi Timnas Indonesia dalam perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026. Lima negara sudah mengunci tiket langsung ke Piala Dunia 2026, sementara sisanya, termasuk Timnas Indonesia, akan melanjutkan perjuangan di putaran keempat.
Putaran keempat ini akan menjadi babak hidup dan mati bagi Timnas Indonesia dan tim-tim lain yang belum mengamankan tiket langsung ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Timnas Indonesia akan bersaing ketat dengan enam tim lain di fase krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini. Format babak ini hanya menyediakan dua tiket otomatis ke Piala Dunia 2026 untuk juara grup.
Sementara runner-up dari tiap grup masih harus berjuang di putaran kelima (playoff) demi kesempatan terakhir menuju panggung dunia. Tekanan besar ada di pundak Timnas Indonesia untuk meraih hasil terbaik.
Seperti diketahui, Emil Audero merupakan kiper berdarah Indonesia-Italia. Emil Audero merupakan jebolan akademi Juventus dan memiliki pengalaman bermain di klub-klub besar Eropa.
Kini, Emil Audero bermain di klub Serie B Palermo dan telah resmi dinaturalisasi menjadi pemain Timnas Indonesia.
Edi Mulyadi, ayah dari Emil Audero membocorkan, kunci kesuksesan Emil Audero adalah kedisiplinan. Edi menekankan pentingnya disiplin dalam mencapai kesuksesan, baik di lapangan maupun di luar lapangan.
“Disiplin sebagai faktor penting dalam perkembangan Emil sebagai pemain sepak bola. Baik itu disiplin melatih fisik, teknik hingga mental,” kata Edi Mulyadi pada Lombok Post.
Dia pun mengingat kembali saat Emil kecil berlatih sepak bola. Dengan tubuh yang masih anak-anak sudah harus membawa tas olahraga berukuran besar daripada badan Emil kecil. Di dalam tas tersebut berisi segala kebutuhan berlatih bola.
“Jadi kita yang melihat di luar lapangan, anak-anak diajarkan (pelatih) membuka dan memakai pakaian sendiri, pasang sepatu sendiri, mandi sendiri. Itu disiplin awal yang diterapkan pelatih di sana. Emil sendiri pun pernah bilang bahwa kuncinya disiplin, fokus, mental, latihan fisik,” tutup Edi. *
Editor : Rury Anjas Andita