Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sinner vs Djokovic di Semifinal Wimbledon 2025: Adu Strategi, Cengkeraman, dan Usia

Rury Anjas Andita • Jumat, 11 Juli 2025 | 07:48 WIB
Sinner dan Djokovic siap bentrok di semifinal Wimbledon 2025. Keduanya diuji rumput licin dan nasib ditentukan oleh sepatu dan ketahanan.
Sinner dan Djokovic siap bentrok di semifinal Wimbledon 2025. Keduanya diuji rumput licin dan nasib ditentukan oleh sepatu dan ketahanan.

LombokPost – Semifinal Wimbledon 2025 antara Jannik Sinner vs Novak Djokovic bukan hanya tentang pukulan mematikan atau servis tak tergoyahkan.

Pertandingan ini juga akan ditentukan oleh footwork, sepatu baru, dan bagaimana mereka menaklukkan tantangan utama di lapangan rumput: traksi dan cengkeraman.

Dua unggulan ini—Sinner, petenis nomor 1 dunia, dan Djokovic, juara tujuh kali Wimbledon—sama-sama pernah terpeleset di laga sebelumnya.

Sinner vs Djokovic di semifinal ini bakal jadi adu strategi matang dan ketahanan fisik, apalagi mengingat usia Djokovic yang kini sudah 38 tahun, dan Sinner yang lebih muda 15 tahun serta tengah berada di puncak performanya.

“Di lapangan rumput, prioritas utamanya adalah cengkeraman yang kuat,” ujar Sinner, setelah sempat terpeleset dan mengalami cedera ringan pada sikunya saat melawan Grigor Dimitrov di babak keempat dilansir dari wimbledon.com.

“Saya bermain dengan sepatu yang benar-benar baru agar cengkeramannya lebih kuat. Saya bahkan belum pernah berlatih (dengan sepatu itu),” sambung Sinner.

Ujian di Rumput Licin Wimbledon 2025

Bukan hanya Jannik Sinner yang diuji oleh permukaan rumput. Novak Djokovic juga merasakan pahitnya terpeleset saat match point melawan Flavio Cobolli.
Split tak terduga membuat sang legenda memegangi pinggulnya, dengan raut kesakitan.

“Jatuhnya sangat buruk. Rasanya sangat canggung. Itu terjadi di lapangan rumput,” kata Djokovic.

“Saya berharap dalam 24, 48 jam ke depan, tingkat keparahan dari apa yang terjadi tidak terlalu parah, dan saya bisa bermain sebaik mungkin dan bebas dari rasa sakit,” tambahnya.

Meski begitu, petenis Serbia itu tetap percaya diri. Semifinal Wimbledon 2025 ini menjadi ke-14 kalinya bagi Djokovic tampil di babak empat besar di All England Club, membuktikan pengalamannya yang tak tertandingi di permukaan licin ini.

Sinner vs Djokovic: Duel Pengalaman vs Dominasi Baru

Catatan head-to-head menunjukkan Jannik Sinner unggul tipis 5-4, bahkan memenangkan empat pertemuan terakhir, termasuk di semifinal Roland Garros tanpa memberi Djokovic satu set pun.

Tapi di lapangan rumput Wimbledon, Djokovic punya rekor tak terkalahkan atas Sinner—2-0—termasuk kemenangan di perempat final 2022 dan semifinal 2023.

Namun, kini Sinner berbeda. Ia datang sebagai pemilik tiga gelar Grand Slam (US Open dan dua Australia Open), serta pemuncak ranking dunia.

“Dulu, beberapa tahun yang lalu, banyak hal telah berubah bagi saya,” aku Sinner.

“Saya percaya bahwa saya adalah pemain yang berbeda, pribadi yang berbeda. Semoga saya juga bisa mengatakan bahwa saya lebih dewasa,” tegasnya.

Misi Djokovic: Kejar Gelar Grand Slam ke-25

Djokovic paham bahwa untuk meraih impiannya—memenangkan Grand Slam ke-25, ia harus mengalahkan yang terbaik, termasuk Sinner dan kemungkinan besar Alcaraz di final.

“Sinner dan Alcaraz, kita tahu mereka adalah kekuatan dominan saat ini di tenis,” ujarnya.

“Jika saya ingin melangkah lebih jauh, saya harus mengalahkan petenis nomor 1 dunia dan akhirnya melawan Alcaraz di final,” katanya.

Meski mengalami cedera ringan, Djokovic tetap yakin. “Saya pikir dari segi permainan, dengan cara saya merasakan bola saat bugar dan siap, saya merasa bisa bersaing ketat dengan mereka dan bahkan mengalahkan mereka jika saya bermain sebaik mungkin,” tegasnya.

Siapa yang Bertahan di Rumput Keramat?

Semifinal Wimbledon 2025 antara Sinner vs Djokovic bukan sekadar duel dua raket elite, tapi pertarungan daya tahan dan adaptasi.

Kedua petenis top ini sama-sama dipaksa menyesuaikan strategi dan perlengkapan, dari sepatu hingga cara bergerak.

Siapakah yang akan melangkah ke final Wimbledon 2025? Apakah kaki muda dan agresif milik Sinner yang menang, atau kecermatan pengalaman milik Djokovic yang kembali berbicara?

Siapa yang akan melakukan ke final, jawabannya akan segera tersaji di Centre Court nanti malam.

Editor : Rury Anjas Andita
#Wimbledon 2024 #Jannik Sinner #Semifinal #novak djokovic