LombokPost - Perhelatan akbar Perisai Diri International Championship (PDIC) XI Lombok 2025 resmi dibuka pada Minggu (13/7) malam. Ajang bergengsi PDIC XI Lombok 2025 ini dihelat di Taman Wisata Loang Baloq, Mataram, dan dibuka Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Ketua Umum Perisai Diri, serta Wakil Ketua Umum PB IPSI Dwi Soetjipto.
Pembukaan PDIC XI Lombok 2025 ini menjadi bukti nyata geliat pencak silat di kancah internasional. PDIC XI Lombok 2025 ini akan memukau selama lima hari, dari 13 hingga 17 Juli.
Wakil Ketua Umum PB IPSI yang juga Ketua Umum Kelatnas Indonesia Perisai Diri Dwi Soetjipto, menjelaskan bahwa PDIC XI Lombok 2025 menjadi ajang yang menyatukan 644 pesilat terbaik dari seluruh Pengurus Provinsi Perisai Diri se-Indonesia, ditambah partisipasi delegasi dari luar negeri. PDIC XI Lombok 2025 memang dirancang sebagai panggung global bagi para pendekar.
Tak hanya dari Tanah Air, PDIC XI Lombok 2025 juga menyambut pesilat dari berbagai negara sahabat. Jepang, Australia, Timor Leste, Belanda, dan beberapa negara Eropa siap menunjukkan kepiawaian mereka di PDIC XI Lombok 2025.
”Event ini dilaksanakan dua tahun sekali. Dan disepakati untuk digelar di Lombok, NTB pada tahun ini. Terlebih NTB saat ini sedang menggaungkan sport tourism. Pemilihan Lombok sebagai tuan rumah PDIC XI Lombok 2025 tak lepas dari pesatnya perkembangan Perisai Diri di NTB,” jelasnya.
PDIC XI Lombok 2025 bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah strategis. Ini adalah kesempatan menguji kemampuan atlet, mencari bibit unggul penerus bangsa, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar anggota Perisai Diri dari berbagai penjuru dunia.
POBaca Juga: GEBRAKAN OKTOBER! 10 Cabor Beladiri Siap Gemparkan PON Beladiri 2025 di Kudus
PB IPSI menyambut baik gelaran PDIC XI Lombok 2025 yang diikuti perwakilan 9 negara dan 36 pengprov, menandakan bahwa Perisai Diri sebagai salah satu perguruan pencak silat terus berkembang hingga ke mancanegara.
"Kami di IPSI sangat mengapresiasi Perisai Diri yang sudah menyelenggarakan event ini secara rutin. Perisai Diri menjadi salah satu perguruan yang menggelar event rutin. Ini sangat bagus bagi perkembangan pencak silat di Indonesia," tutur Dwi, menyoroti dampak positif PDIC XI Lombok 2025.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menjadikan NTB, khususnya Kota Mataram, sebagai tuan rumah PDIC XI Lombok 2025.
Baca Juga: Eksodus Pemain Arsenal di Bursa Transfer 2025, Dari Bintang Senior hingga Talenta Muda Dilepas
"Buat saya Perisai Diri memiliki dua hal penting yang pertama ini adalah olahraga beladiri karena itu semua orang akan mempelajari. Yang kedua ini adalah budaya," ujar Iqbal.
Ia menambahkan, Perisai Diri bukan sekadar olahraga, tetapi ensiklopedia budaya pertahanan diri.
"Saya harap Perisai Diri bisa menyatukan perguruan silat yang ada di Indonesia. Perisai Diri tumbuh tidak di satu tempat. Perbedaan diramu dan dijadikan filosofi," pungkasnya.
Ketua Panitia PDIC XI Lombok 2025, Suhri, menambahkan bahwa seremoni pembukaan di Taman Wisata Loang Baloq dimeriahkan pagelaran seni bantuan dari Dispar Mataram, termasuk Tari Tandang Mendet, Gandrung, Cilokak, Puisi Musikal, dan diiringi wayang sinema kolaborasi 10 dalang. Ini menjadi penanda dukungan penuh pemerintah daerah terhadap gelaran akbar PDIC XI Lombok 2025 ini. (puj)
Editor : Pujo Nugroho