LombokPost-Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, tengah jadi sorotan usai pesta ulang tahun mewahnya menuai kontroversi.
Pesta ulang tahun Lamine Yamal yang digelar di Barcelona bertema mafia itu disebut melibatkan wanita dengan kriteria tubuh tertentu dan lima pria penderita dwarfisme untuk hiburan.
Pesta ulang tahun Lamine Yamal yang diadakan di sebuah vila pribadi itu dihadiri sekitar 200 tamu, termasuk Robert Lewandowski, Alejandro Balde, dan Gavi.
Namun, alih-alih mendapat pujian, pesta ulang tahun Lamine Yamal malah menuai kecaman dari publik dan organisasi sosial di Spanyol.
Asosiasi penderita dwarfisme Spanyol, ADEE, bahkan mengancam membawa kasus pesta ulang tahun Lamine Yamal ke jalur hukum.
"Ini bukan sekadar pelanggaran etika, tapi juga penghinaan terhadap martabat manusia," kata Presiden ADEE Carolina Puente, dikutip dari Daily Mail Sport, Rabu (16/7).
Kontroversi Lamine Yamal tak berhenti di situ. Pemerintah Spanyol melalui Kementerian Sosial ikut turun tangan dengan mendorong investigasi resmi terkait pesta ulang tahun Lamine Yamal. Jika terbukti melanggar hukum anti-diskriminasi, Lamine Yamal bisa dikenai denda hingga EUR 1 juta.
Salah satu model yang sempat dihubungi panitia pesta ulang tahun Lamine Yamal, Claudia Calvo, mengaku menolak tawaran hadir karena diminta memenuhi syarat fisik tertentu.
"Mereka mencari 12 wanita pirang dengan ukuran payudara tertentu. Honornya memang besar, tapi syaratnya sungguh tidak manusiawi," ujar Calvo.
Lamine Yamal sendiri belum memberikan pernyataan resmi. Ia hanya sempat mengunggah video singkat pesta ulang tahun Lamine Yamal di media sosial dengan keterangan, "Hanya satu menit, nikmatilah".
auraBaca Juga: Tarian Aura Farming Bocah Pacu Jalur Guncang Latihan TNI di Paris
Dalam video itu, Yamal mengenakan setelan putih, mawar merah, tongkat, serta kalung berlian hampir Rp6 miliar dari rapper El Alfa.
Ayah Yamal, Mounir Nasraoui, saat dimintai komentar soal pesta ulang tahun Lamine Yamal, hanya berkata singkat, "Bagus pestanya."
Sikap diam Yamal membuat manajemen Barcelona disebut mulai resah. Jurnalis Spanyol, Pipi Estrada, menyebut jika ini terjadi di Real Madrid, Presiden Florentino Perez pasti sudah turun tangan.
"Kalau pemain Real Madrid melakukan ini, Presiden Florentino Perez pasti langsung turun tangan. Di Barca, mereka tampak terlalu lunak terhadap aturan berlaku," ujarnya.
ADEE menegaskan tak akan tinggal diam soal pesta ulang tahun Lamine Yamal ini.
"Kami tidak akan diam. Kami akan menuntut pertanggungjawaban, agar kejadian seperti ini tak terulang di masa depan," tegas ADEE.
Kini Barcelona menghadapi dilema besar soal masa depan Lamine Yamal yang mulai terseret gaya hidup glamor di usia belia. Kontroversi Lamine Yamal ini menjadi ujian berat bagi pembinaan pemain muda di klub raksasa Spanyol tersebut.
Editor : Akbar Sirinawa