LombokPost - Kontingen Kota Bima berhasil menjadi juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur NTB yang digelar di Kota Bima.
Pecatur Kota Bima meraih 3 medali emas, 1 medali perak, dan 4 medali perunggu.
Pelaksanaan merata se-NTB baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
”Alhamdulillah kejurprov berjalan lancar. Kita pilih Kota Bima agar pelaksanaan merata, tidak hanya di Pulau Lombok,” ujar Ketua Harian Pengprov Percasi NTB Vidi Ekakusuma.
Vidi menjelaskan kejurprov diikuti 149 peserta. Terdiri dari 18 asal Mataram, Lombok Barat 8 atlet, Lombok Tengah 7 atlet, Lombok Timur 5 atlet, Lombok Utara 10 atlet, KSB 12 atlet, Sumbawa 17 atlet, Dompu 14 atlet, Bima 23 atlet, dan Kota Bima 35 atlet.
Ada 10 kategori yang dipertandingkan. Yakni Junior E Putra, Junior D Putra, Junior C Putra, Junior B Putra, Junior A Putra, Junior C Putri, Junior A Putri, Senior Putra, Senior Putri, dan Veteran.
Dari data yang diperoleh, Kota Bima mendapatkan 3 medali emas dari M Khaizan Atharazka di kategori Junior E Putra; Abiyurrahman di kategori Junior A Putra; Nairah Azzahro Sauqi di kategori Junior C Putri.
Bima berada di peringkat kedua klasemen akhir dengan 2 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu. Medali emas disumbangkan Edison di kategori Senior Putra dan Agustina dari kategori Senior Putri.
Sementara Mataram berada di peringkat tiga dengan 2 medali emas dan 2 medali perak. Medali emas Mataram diraih Leon Sky dari kategori Junior D Putra dan Kenzie Liangyi S di kategori Junior C Putra.
Lombok Timur berada di posisi empat dengan raihan 1 medali emas dan 1 medali perak. M Alpha Ivan Navis menjadi penyumbang emas Lombok Timur dari kategori Junior B Putra.
Peringkat lima klasemen akhir perolehan medali ditempati Sumbawa dengan 1 medali emas dan 2 medali perunggu. Medali emas tersebut disumbangkan Sakinah dari kategori Junior A Putra. Kemudian KSB mengumpulkan 1 medali emas dan 1 medali perunggu di posisi enam. Medali emas disumbangkan Khairudin dari kategori Veteran.
Lebih lanjut, Vidi mengatakan kejurprov ini bisa dijadikan bahan evaluasi kabupaten/kota untuk persiapan Porprov NTB tahun depan. ”Mereka bisa menyeleksi atlet dari sini juga. Tapi itu semua kewenangan pengkab dan pengkot,” tandasnya. (puj/r8)
Editor : Pujo Nugroho