Lombok Post- Penyerang Polandia, Robert Lewandowski, kembali mengungkapkan kekecewaannya karena gagal meraih Ballon d'Or 2020. Meski sudah empat tahun berlalu, Lewandowski Ballon d'Or 2020 tetap menjadi topik yang belum usai baginya.
Dalam wawancara eksklusif dengan media olahraga Prancis, Lewandowski menyebut bahwa pencapaian fenomenalnya sepanjang 2020 seolah diabaikan. Ia mencetak total 55 gol dalam satu musim dan membawa Bayern Munchen meraih treble winners: Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions.
Baca Juga: Satu-satunya Posisi yang Belum Pernah Menang Ballon d'Or, Apakah Akan Pecah Tahun Ini?
"Saya sudah memberikan segalanya musim itu. Namun karena pandemi, Ballon d'Or 2020 dibatalkan. Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya, mengapa tak ada pengakuan resmi," ujar Lewandowski.
Lewandowski Ballon d'Or 2020 menjadi perdebatan banyak pengamat sepak bola. Banyak yang sepakat bahwa tahun itu seharusnya menjadi momen bersejarah bagi pemain asal Polandia tersebut. Namun, France Football sebagai penyelenggara Ballon d'Or memutuskan untuk meniadakan penghargaan 2020 karena pandemi COVID-19, keputusan yang menuai kritik luas.
Pada Ballon d’Or 2021, Lewandowski hanya menempati posisi kedua, di bawah Lionel Messi. Banyak pihak menyebut bahwa Ballon d’Or 2020 lebih layak diberikan kepada Lewandowski, bukan hanya karena statistik, tetapi juga kontribusinya dalam membawa Bayern menjadi raja Eropa.
Baca Juga: Ballon d'Or 2025, Dembele, Yamal, hingga Salah Jadi Kandidat Kuat!
Di tengah kesuksesan Messi, Ronaldo, hingga Mbappe, nama Robert Lewandowski tetap digarisbawahi sebagai salah satu penyerang paling tajam di generasinya. Meski kini sudah tak muda lagi, performa Lewandowski bersama Barcelona masih stabil dan tajam.
“Kalau Ballon d'Or 2020 tetap digelar, saya yakin saya akan memenangkannya,” tegas Lewandowski, yang kini berusia 37 tahun.
Hingga kini, perdebatan soal Lewandowski Ballon d'Or 2020 masih muncul di forum-forum penggemar sepak bola dunia. Banyak yang merasa, penghargaan individu terbesar itu telah salah satu kali dalam sejarah.
Meski sudah move on secara karier, Robert Lewandowski kecewa gagal Ballon d’Or tetap menjadi luka dalam, yang belum benar-benar sembuh.
Baca Juga: Siapa Kiper Terbaik Dunia? Ini Daftar Nominasi Yashin Trophy 2025
Editor : Redaksi Lombok Post